POJOKSULSEL, MAMUJU - Proses job fit untuk jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemprov Sulbar memasuki babak akhir. Panitia seleksi telah merampungkan penilaian dan menyerahkannya ke Gubernur Suhardi Duka (SDK).

Ketua Tim Job Fit, Junda Maulana, mengatakan seluruh tahapan seleksi sudah berjalan sesuai prosedur. Dari total 22 posisi yang tersedia di Pemprov Sulbar, hanya 20 pejabat yang mengikuti proses job fit.

“Ada dua pejabat tidak ikut. Satu karena sudah memasuki masa pensiun, satu lagi tidak menyerahkan berkas,” jelas Ketua tim Job Fit Junda dikutip rilis dari Laman Sulbar Prov.

Baca Juga: Prof Hamdan Juhannis Ungkap Sosok Berjasa di Balik Undangan Berhaji dari Raja Salman

Tim Pansel yang diketuai Junda didampingi sejumlah tokoh dan pejabat nasional, termasuk Dr Aswad (Kepala BKP LAN Makassar), Dr Muh Yanas (tokoh masyarakat), Dr Ceka (Kemendagri), serta Dr Nani (KemenPAN-RB). Seluruh peserta dinilai berdasarkan rekam jejak, wawancara, dan kompetensi teknis.

“Hasilnya sudah kami dorong ke Pak Gubernur. Beliau nanti yang akan memilih dari kandidat yang dinilai layak untuk menduduki tiap jabatan,” kata Junda.

Proses berikutnya adalah pengajuan hasil seleksi ke Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Setelah rekomendasi turun, baru bisa dilakukan pelantikan,” tambahnya.

Baca Juga: Tiga Rektor Ini Diundang Langsung Raja Salman untuk Berhaji, Siapa Saja?

Sementara itu, SDK memastikan semua proses berjalan lancar. Ia bahkan tetap masuk kantor meski hari libur untuk menyelesaikan proses administrasi job fit.

“Hal-hal mendesak harus diselesaikan. Proses administrasi job fit kita bereskan hari ini juga,” tegas SDK saat ditemui di kantor Gubernur, Kamis (29/5/2025).

***