POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melalui Bidang Retribusi terus menggenjot pendapatan sektor retribusi.
Hal ini sangat penting, mengingat pendapatan asli daerah (PAD), khususnya sektor retribusi, masih butuh kerja-kerja maksimal dari semua pihak. Kepala UPT Pariwisata Disporapar, Lukman, mengatakan, semua pihak mesti berkontribusi dalam pengelolaan objek wisata.
Baca Juga: Membanggakan, Kabupaten Maros Raih Adipura Kencana 2024
“Kita ini tidak bisa bekerja parsial. Butuh kerja sama multipihak. Artinya, pembangunan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ucap Lukman, saat meninjau objek wisata Air Panas Pincara, Masamba, Senin (4/3/2024), bersama Bidang Retribusi Bapenda.
Dikatakan Lukman, pihaknya saat ini tengah menggenjot penarikan retribusi wisata menjelang bulan suci Ramadan.
“Bulan Ramadan tak lama lagi, seperti biasa jelang Ramadan, banyak warga memanfaatkannya dengan rekreasi,” terangnya.
Pengawasan sejumlah objek wisata, kata dia, mesti diintesifkan dan dimasifkan.
“Mulai Senin pekan ini sampai H-1, kita memasifkan pengawasan ke sejumlah objek wisata yang ada, utamanya dalam penarikan retribusi, tentu bersama dengan Bapenda,” jelasnya.
Baca Juga: Luwu Utara Tuan Rumah Pelatihan 77 Pelatih dan Wasit Voli se-Sulsel
Sementara itu, perwakilan Bidang Retribusi Bapenda, Nelly, berharap petugas tetap intensif melakukan pembersihan di sekitar lokasi, selain pemungutan retribusi wisata.
“Kita harap petugas tetap bekerja seperti biasa, utamanya masalah kebersihan dan retribusinya,” katanya.
Baca Juga: Bupati Luwu Utara Berharap Sekolah Tahfidz Jadi Sarana Pembentukan Karakter Anak
Pihaknya juga akan terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan UPT Pariwisata Disporapar dalam pengawasan di tempat-tempat wisata, utamanya jelang hari-hari besar keagamaan.
“Peran petugas sangat urgen dalam pengembangan wisata kita,” tandasnya. ***



