POJOKSULSEL, MAKASSAR - Institut Agama Islam Negeri Parepare (IAIN Parepare) akan menjalani asesmen lapangan akreditasi perguruan tinggi (APT) mulai Jumat-Minggu (7-9/11/2025).
Rektor IAIN Parepare Prof Hannani didampingi pimpinan melakukan peninjauan lokasi, Kamis (6/11/2025) untuk memastikan persiapan asesmen lapangan APT berjalan dengan maksimal.
Prof Hannani mengecek booth yang hampir rampung diisi oleh perwakilan fakultas dan unit. Setiap booth tersebut menampilkan beragam prestasi unggulan yang telah dicapai oleh IAIN Parepare, baik di kancah nasional maupun internasional, sebagai bukti nyata kinerja dan komitmen institusi.
Prof Hannani menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim untuk mempersiapkan asesmen lapangan akreditasi APT.
Baca Juga: Unismuh Makassar Tambah 3 Prodi Baru, Kini Kelola 67 Program Studi Termasuk PSDKU di Wajo
"Insyaallah semua telah terpenuhi, harapan kami semoga mendapatkan hasil yang terbaik," kata Prof Hannani dikutip laman IAIN Parepare.
Persiapan menghadapi asesmen lapangan sudah 95 persen. Prof Hannani menekankan pentingnya dukungan moril dari seluruh pimpinan, termasuk para wakil rektor dan dekan, untuk terus mengawal proses ini hingga tuntas.
Semua pihak diminta memastikan seluruh kebutuhan dalam asesmen dapat terpenuhi dengan baik.
Harapan untuk akreditasi unggul ini memiliki implikasi strategis bagi masa depan IAIN Parepare.
Baca Juga: Pemilihan Rektor Unhas Masuki Babak Akhir, Prof Alimuddin Unde Tegas Soal Amanah Senat Unhas
Prof. Hannani menyatakan bahwa akreditasi unggul akan menjadi pendorong kuat dan indikasi bahwa IAIN Parepare sudah sangat mendukung untuk beralih status ke Universitas Islam Negeri (UIN).
Secara keseluruhan, lanjutnya, akreditasi unggul tidak hanya penting untuk alih status, tetapi juga berfungsi sebagai jaminan di mata pemerintah bahwa IAIN Parepare telah melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi secara optimal dan dapat meningkatkan kepercayaan institusi.
"Ini juga akan menarik lebih banyak minat calon mahasiswa, dan memperkuat posisi IAIN Parepare sebagai perguruan tinggi Islam terkemuka," ujar Prof Hannani.
Modal utama IAIN Parepare dalam menghadapi akreditasi unggul sangat kuat.
Kini, IAIN Parepare memiliki 15 prodi unggul atau 45 persen dari 33 prodi jenjang S1 dan S2.
IAIN Parepare juga telah memiliki 13 guru besar lintas keilmuan yang memperkuat kualitas akademik.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk komunikasi yang terjalin sangat baik dengan pemerintah daerah setempat, turut menjadi poin pendukung yang signifikan.
Daftar 13 guru besa IAIN Parepare
1. Prof Dr Ahmad Sultra Rustan, MSi sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Komunikasi
2. . Prof Dr St Jamilah Amin, MAg sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Pemikiran Islam
3. Prof Dr Hj Hamdanah Said, MSi sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Islam
4. Prof Dr Sudirman L MH dikukuhan sebagai guru besar dalam bidang Hukum Acara Peradilan Agama
5. Prof Dr Hannani MAg dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Hukum Islam
6. Prof Dr Muszdalifah Muhammadun MAg sebagai guru besar bidang Ilmu Tafsir
7. Prof Dr Hj St Nurhayati MHum sebagai guru besar bidang Ilmu Tasawuf
8. Prof Dr Hj St Aminah MPd sebagai guru besar bidang Imu Sosiologi Agama
9. Prof Dr H Mahsyar MAg sebagai guru besar bidang Ilmu Hadis Tarbawi
10. Prof Dr Hj Rusdaya Basri MAg sebagai guru besar bidang iImu Sosiologi Hukum Islam
11. Prof Dr Fikri SAg MHI sebagai guru besar bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam
12. Prof Dr Hj. Muliati, M.Ag sebagai guru besar bidang Ilmu Teologi Islam
13. Prof Dr Rahmawati M.Ag sebagai guru besar bidang ilmu Fiqh Munakahat.
***




