POJOKSULSEL, MAKASSAR - Seorang kakek di Kabupaten Barru bernama Yali (80) meninggal setelah tersambar kereta api pada Jumat (19/7/2024) pukul 15.15 Wita.
Kakek Yali meninggal di tempat setelah tersambar kereta api pada kilometer 6+200, Kampung Bujung Pala, Dusun Coppeng-Coppeng, Desa Pancana Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Kakek Yali tersambar kereta api saat masih berada di pinggir rel kereta hendak menyebarang untuk menuju ke kebunnya.
Baca Juga: Daftar 18 Prodi di Unhas Kembali Lulus Akreditasi Internasional ASIIN
Sementara itu, melintas kereta api dari Mandai Maros menuju Pelabuhan Garongkong Kabupaten Barru.
"Korban meninggal dunia di TKP," kata Kasat Lantas Polres Barru, IPTU Mulyadi, Sabtu (20/7/2024)
Ia mengatakan, korban tersambar kereta api di Barru mengalami luka di sekujur tubuhnya.
Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Juara Umum pada Temu Ilmiah Regional FoSSEI di Ambon
Mulyadi menjelaskan, informasi tersambarnya kakek Yali disampaikan masinis kepada security kereta api.
Kemudian, dua orang security kereta api di Barru melakukan penyisiran dan dan menemukan korban sudah tergeletak di rel kereta dengan kondisi sudah meninggal.
"Selanjutnya kedua saksi security menghubungi pihak kepolisian dari Polsek Tanete Rilau," katanya.
Baca Juga: Menpan RB Pastikan Penerimaan CPNS Tahun 2024 Bebas Joki, Ini Solusinya
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Pancana dan bertemu dengan pihak keluarga korban.
Sementara itu, kata Mulyadi, anak korban memberikan penjelasan bahwa korban ingin pergi ke kebunnya untuk menebang pisang.
"Anak korban juga memnerikan keterangan bahwa korban sudah tidak normal dari pendengarannya atau agak tuli," katanya. ***




