POJOKSULSEL, JAKARTA – Setelah bertahun-tahun menjadi impian, diaspora Takalar yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia kini memiliki wadah resmi untuk bersatu dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Inisiasi Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku (KAKA TAMPAN) menjadi tonggak sejarah baru bagi warga Takalar di perantauan, terutama yang berada di luar Sulawesi Selatan.
Kabupaten Takalar yang sebelumnya belum memiliki paguyuban resmi di bawah naungan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), kini bersiap bergabung dengan 13 kabupaten lain yang telah terlebih dahulu mendirikan paguyuban. Hal ini disampaikan oleh Ir. M. Taufik Anwar Pali, PC, M.M, Mantan Vice President PT. BRI Insurance Indonesia, Jumat (20/9/2024), di Cilandak Marinir Driving Range, Jakarta.
"Gagasan KAKA TAMPAN sebenarnya sudah lama direncanakan, namun baru mendapatkan momentum yang tepat saat Silaturahmi Nasional (Silatnas) Keluarga Besar Takalar di Gedung IPDN Ampera pada 24 Agustus 2024," ungkap Taufik.
Baca Juga: PILKADA MAKASSAR 2024: Seto-Kiki Janji Gratiskan Iuran Sampah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
Pada acara tersebut, beberapa agenda besar dibahas, termasuk pembentukan paguyuban, pagelaran seni budaya, deklarasi resmi KAKA TAMPAN, serta pengukuhan badan pengurus nasional. Terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Nasional (BPN) KAKA TAMPAN adalah Hasanuddin Tisi Dg. Lewa, Direktur Alam Asri Industri.
Taufik, yang juga alumni Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 1983, menyatakan bahwa KAKA TAMPAN diharapkan menjadi wadah silaturahmi dan pemberdayaan bagi diaspora Takalar.
Baca Juga: Alumni FEUI 1984 dan Karya Salemba Empat Tanam 4 Ribu pohon di 40 titik se Nusantara
"Kami berharap paguyuban ini bisa menjadi sarana untuk memfasilitasi pembangunan di Takalar, mempererat kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta, serta memanfaatkan potensi diaspora Takalar yang sangat besar," ujar Taufik penuh semangat.
Lebih lanjut, Taufik, yang akrab disapa Kak Upi, juga menegaskan pentingnya menghidupkan kembali semangat kepahlawanan yang diwariskan oleh tokoh-tokoh besar asal Takalar, seperti Ranggong Daeng Romo dan H. Padjonga Daeng Ngalle, yang merupakan pahlawan nasional.
"Kami ingin melanjutkan kontribusi nyata yang telah diberikan oleh para pahlawan ini, melalui sinergi dan kolaborasi untuk kemajuan Takalar," tambah Taufik.
Baca Juga: Ratusan Guru di Luwu Utara Ikuti Workshop, Bupati Indah: Pendidik Harus Paham Teknologi
Dengan hadirnya KAKA TAMPAN, warga Takalar yang berada di perantauan kini memiliki paguyuban resmi yang akan menjadi jembatan untuk berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan daerah, baik melalui kolaborasi dengan pemerintah maupun swasta di tingkat pusat. Paguyuban ini diharapkan mampu membawa Takalar menuju kemajuan yang lebih baik.
Untuk keluarga besar Takalar di seluruh Indonesia, Taufik mengajak agar tetap terhubung melalui situs resmi KAKA TAMPAN di www.kktp.org. "Situs ini adalah media komunikasi dan silaturahmi bagi seluruh warga Takalar, baik yang masih di kampung halaman maupun yang merantau," pungkasnya.
Dengan semangat persatuan dan gotong royong, KAKA TAMPAN kini siap menjadi kekuatan baru bagi kemajuan Takalar. (pojoksulsel/AL)



