POJOKSULSEL, MAKASSAR - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Polewali Mandar kembali mengharumkan nama Sulawesi Barat di kancah nasional. Tim siswa MAN 2 Polman berhasil meraih Juara 3 Nasional Olimpiade Sains Ekonomi Syariah 2025 yang digelar Bank Indonesia di Kota Pontianak.
Capaian juara nasional Olimpiade Sains Ekonomi Syariah 2025 tidak datang begitu saja. MAN 2 Polman lebih dulu menorehkan prestasi di tingkat provinsi sebelum ditetapkan mewakili Sulbar ke ajang nasional.
Di babak final, tim MAN 2 Polman harus bersaing ketat dengan tim-tim tangguh dari berbagai provinsi se-Indonesia Timur.
Baca Juga: Ali Yafid Jenguk Budi Haryadi di RS Primaya, Begini Kondisi Satpol PP Korban di Kantor DPRD Makassar
Adapun tim MAN 2 Polman peraih juara terdiri dari Zalwa (XII A), Nurmadina (XII C), dan Nur Aliya (XI D).
Ketiganya dibimbing oleh guru pembina terbaik MAN 2 Polewali Mandar, yaitu Syahriani, Masni, Hasnur Azhizha, dan Berlian.
Kepala MAN 2 Polewali Mandar, Hj. Bungarasi A, mengaku bangga atas torehan siswanya.
Baca Juga: Pemprov Siapkan Kantor Sementara di Dinas Perhubungan Usai Gedung DPRD Sulsel Dibakar
"Alhamdulillah, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras peserta didik kami, bimbingan guru pembina, serta doa seluruh civitas akademika MAN 2 Polewali Mandar," kata Bungarosi dikutip laman Kemenag Sulbar.
Menurut Bungarosi, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa madrasah tidak kalah bersaing di ajang nasional, khususnya di sektor ekonomi syariah yang tengah menjadi pilar penting pembangunan
Sementara itu, guru pembina Hasnur Azhizha menuturkan perjuangan siswa tidaklah mudah.
Baca Juga: Capaian IAIN Parepare Makin Moncer, Dua Prodi Lagi Raih Akreditasi Unggul
“Persaingan sangat ketat, terutama dari provinsi besar. Namun dengan tekad dan semangat belajar, anak-anak mampu menunjukkan yang terbaik dan membawa pulang juara 3 nasional,” jelasnya.
Keberhasilan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswi MAN 2 Polewali Mandar untuk terus berprestasi, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Capaian tersebut juga menegaskan bahwa madrasah bukan hanya unggul di bidang keagamaan, melainkan juga di bidang ilmu pengetahuan modern, termasuk ekonomi syariah. ***




