POJOKSULSEL, LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menilai, salah satu faktor yang ikut menentukan kondisi stunting adalah bidan.

"Salah satu faktor yang ikut menentukan kondisi stunting kita adalah para bidan," kata Indah Putri Indriani.

Menurut Indah Putri Indriani, bidan sangat berperan dalam upaya menurunkan angka stunting.

Dirinya optimistis stunting di Luwu Utara bisa ditekan. Itu setelah melihat Kekompakan bidan dalam berupaya menurunkan angka stunting.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran di Ponpes Al Wasilah Polewali Mandar, Santri Teriak Api

"Upaya untuk terus menekan angka stunting di Luwu Utara khususnya dapat kita lakukan dan mencapai apa yang telah kita targetkan," kata Indah Putri Indriani.

Menurut data SSGI pada tahun 2022 angka stunting mencapai 29 persen dan di tahun sebelumnya 2021 berada di angka 19 persen.

SSGI menggunakan pendekatan survei. Sedangkan Kabupaten Luwu Utara berpatokan pada data EPPGBM.

"Sampai sampai bulan ini angka stunting kita berada di angka 11 persen, EPPGM langsung ini kepada sasaran," ungkapnya.

Baca Juga: Chaidir Syam Minta Ketua Koni Maros Terpilih Mampu Optimalisasi Pembinaan Cabang Olahraga

Di tempat terpisah, Indah Putri Indriani, mengikuti verifikasi lanjutan kabupaten kota sehat tingkat Nasional secara daring dari Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara

Kegiatan itu digelar sebagai rangkaian penilaian dalam pemberian penghargaan bagi kabupaten kota yang dianggap mampu menjaga berbagai tatanan di beberapa aspek. Sehingga menciptakan daerah yang sehat.

Indah Putri Indriani mengatakan, hadirnya kabupaten sehat menjadi sebuah komitmen dan keseriusan Pemkab Luwu Utara.

“Menciptakan kabupaten sehat telah manjadi komitmen bersama di jajaran Pemkab Luwu Utara," katanya.

Baca Juga: Segera Diresmikan, Jembatan Pacongkang Soppeng Kembali Dibangun Setelah 30 Tahun

Pemkab Luwu Utara tidak semata-mata mengejar penghargaan. Pemkab Luwu Utara terus menjaga berbagai tatanan dalam berbagai aspek kabupaten sehat.

"Diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat untuk dapat hidup lebih sehat baik jasmani maupun rohani," kata Indah Putri Indriani.

Ia berharap Pemkab Luwu Utara dapat mempertahankan penghargaan Swasti Saba Wistara dari kementerian Kesehatan Republik Indonesia. ***