POJOKSULSEL, MAROS - Bupati Maros, Chaidir Syam,didampingi Ketua Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Sulawesi selatan, Ilhamsyah Azikin, menyerahkan pataka IKAPTK kepada Ketua IKAPTK Kabupaten Maros yang baru, Sulaiman Samad saat Pengukuhan dan Pelantikan Ketua IKAPTK Kabupaten Maros.

Acara Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Kabupaten Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan ( DPK-IKAPTK ) periode 2023 -2028 dihadiri Bupati Maros, Chaidir Syam, Kadis Kominfo Sulsel Winarno Eka Putra, Sekretaris IKAPTK Sulsel, serta pimpinan Forkopimda Kabupaten Maros di Grand Hall WaterBoom Mandai Kabupaten Maros, Sabtu (25/11/2023).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maros Chaidir Syam yang juga menjadi ketua pembina IKAPTK Kabupaten Maros saling melempar pujian dengan mantan Bupati Bantaeng IlhamSyah Azikin.

Baca Juga: Wakili Indonesia di Asean Cup 2023, Tim Sepak Takraw Sulsel Raih 2 Medali Emas dan 2 Perunggu

Chaidir Syam dalam sambutannya mengatakan IKAPTK menjadi gelombang yang akan mengonsolidasikan dan mengukuhkan semangat kekeluargaan dan jiwa korsa sesama alumni kepamongprajaan.

"Keberadaan IKAPTK merupakan panutan yang baik, karena itu saya selaku pemerintah mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik. Semoga amanah dalam menjalankan tugas," kata Chaidir Syam.

"Tantangan yang kita hadapi ke depannya adalah dunia yang berubah begitu cepat sangat sulit untuk diprediksi. Oleh karena itu para pengurus IKAPTK, harus terus belajar dan senantiasa mengembangkan diri menjadi aparatur yang adaptif terhadap perubahan yang akan terjadi," katanya.

Baca Juga: Proteksi Keamanan Siber Pemilu Harap Terus Diperkuat Cegah Hoaks

Chaidir juga meminta IKAPTK tetap serius dalam mengawal jalannya pemerintahan yang sesuai dengan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik.

"IKAPTK harus berperan dan turun langsung membantu pimpinan dalam hal ini kepala daerah menyukseskan target-target yang telah disusun," terangnya.

Sementara Ketua IKAPTK Sulawesi selatan , Ilhamsyam Azikin, memberikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan dikukuhkan.

Baca Juga: Cadangan Pangan Pemerintah akan Ditambah 90 Ton Lebih di Sulsel

Ia mengharapkan, keberadaan organisasi IKAPTK di Butta Salewangang yang menjadi Pelopor Inovasi Tata Kelolah pemerintahan, bukan untuk mengeksklusifkan diri para alumni di tengah-tengah aparatur yang lain.

"Namun sejak awal pembentukan organisasi ini untuk mengkoordinir seluruh Pamongpraja yang ada di IKAPTK untuk bisa menjadi responsif dan adaptif, lebih cepat dalam merespon dinamika pemerintahan," terangnya.

“Beruntunglah alumni yang berada di Kabupaten Maros, beberapa tahun lalu pemerintah kabupaten Maros banyak merekrut Alumni IKAPTK dan berhasil menjadikan Maros sebagai laboratorium pemerintahan yang baik,” ungkapnya.

Kalau orientasinya lebih responsif dan adaptif, harapannya tentu bahwa organisasi ini hadir secara inklusif.

IKAPTK tolak ukurnya tidak dilihat dan eksistensi secara internal. Jika IKAPTK mampu berkolaborasi, mampu mengikutsertakan seluruh elemen potensi yang ada dan menjadi bagian pergerakan pencapaian visi misi daerah. ***