POJOKSULSEL, MAROS – Ribuan warga memadati Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Jumat (6/6/2024), untuk menunaikan Salat Idul Adha 1446 Hijriah.
Di antara jemaah Salat Idul Adha tampak hadir Bupati Maros Chaidir Syam, Wakil Bupati Muetazim Mansyur, Ketua DPRD Maros Gemilang Pagessa, serta Anggota DPRD Sulsel Patarai Amir di Lapangan
Pallantikang.
Salat Idul Adha dipimpin oleh Ketua Masjid Al-Markaz Maros, Syamsuddin Caco. Sementara khutbah disampaikan oleh Ketua DDI Maros, Ustaz Muhammad Jamil, dengan mengangkat tema keteladanan Nabi Ibrahim dan makna sejati dari pengorbanan.
Baca Juga: Sosok Ustaz Yahya Waloni, Pendakwah yang Wafat Saat Sampaikan Khutbah Jumat di Makassar
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muetazim mengajak warga menjadikan Iduladha sebagai ajang mempererat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
“Idul Adha ini adalah waktu yang tepat untuk berbagi dan membahagiakan sesama. Kita juga mendoakan saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji, khususnya jemaah dari Maros, semoga meraih predikat haji mabrur dan mabruroh,” tuturnya.
Usai salat, Bupati dan rombongan turun langsung memantau proses penyembelihan hewan kurban di berbagai titik.
Baca Juga: Innalillah... Ustaz Yahya Waloni Meninggal Dunia Saat Khutbah Jumat di Makassar
Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni Lapangan Bonto Manai, Kecamatan Lau, tempat penyerahan sapi kurban bantuan Presiden RI yang diperuntukkan bagi 900 petugas kebersihan.
Pemkab Maros bersama Baznas juga menyalurkan 35 ekor sapi kurban, yang dipotong secara terpusat di RPH Talamangape.
Selain itu, keterlibatan OPD cukup signifikan. Sekitar 30 ekor sapi dikurbankan oleh instansi daerah, dengan hasil daging masing-masing 25 kilogram disalurkan ke Bagian Kesra untuk masyarakat kurang mampu, termasuk para tukang becak.
Baca Juga: 1.342 Pelamar Beasiswa Pemprov Sulbar TMS, Ini Rinciannya
Tak ketinggalan, Bupati Chaidir Syam secara pribadi menyumbangkan enam ekor sapi.
“Kami ingin memastikan penyaluran kurban tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Chaidir, mantan Ketua DPRD Maros itu.
Pelaksanaan Idul Adha di Maros tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan.
Nuansa religius dan solidaritas terasa kuat di tengah masyarakat, menggambarkan semangat kurban yang sejati. ***




