POJOKSULSEL, MAKASSAR - Institut Agama Islam Negeri Parepare (IAIN Parepare) resmi memulai tahapan penjaringan Bakal Calon Rektor untuk periode 2026–2030. Proses ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan keberlanjutan pengembangan institusi ke depan.

Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Parepare, Dr. Muhammad Ali Rusdi Bedong, mengatakan tahapan penjaringan bukan sekadar agenda administratif, melainkan fase strategis yang akan sangat menentukan masa depan kampus.

"Sebagai Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor periode 2026–2030, saya memandang tahapan ini sebagai fase yang sangat strategis dan menentukan arah keberlanjutan kepemimpinan serta kemajuan IAIN Parepare ke depan,” ujar Muhammad Ali Rusdi Bedong kepada wartawan Pojoksulsel, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga: Siap-Siap! Tarif Tol Makassar Segera Penyesuaian, Berlaku di Lima Gerbang Utama

Muhammad Ali Rusdi Bedong menegaskan, proses penjaringan dirancang sebagai ruang penting untuk memastikan lahirnya sosok pemimpin yang memiliki integritas, visi akademik yang kuat, serta kapasitas manajerial yang mumpuni.

Menurutnya, mekanisme penjaringan Rektor di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) telah diatur secara jelas dalam regulasi yang berlaku. Mekanisme tersebut menekankan keseimbangan antara aspirasi sivitas akademika melalui Senat dan kewenangan manajerial Kementerian Agama.

“Keseimbangan ini menjadi penopang utama agar kepemimpinan yang terpilih nantinya tidak hanya legitimate secara akademik, tetapi juga selaras dengan arah kebijakan nasional dan penguatan tata kelola kelembagaan,” jelas Muhammad Ali Rusdi Bedong.

Baca Juga: Prof. Wasilah Sahabuddin Sebut 6 Guru Besar sebagai Berkah Akhir Tahun STAIN Majene

Panitia penjaringan, lanjut dia, berkomitmen untuk menjaga seluruh tahapan berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, panitia juga memastikan setiap bakal calon memperoleh ruang yang adil untuk menyampaikan gagasan serta visi terbaik bagi pengembangan IAIN Parepare.

“Harapannya, dari proses yang bermartabat ini akan lahir sosok rektor yang mampu melanjutkan capaian positif institusi, merespons tantangan perubahan, dan membawa IAIN Parepare semakin berdaya saing serta berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tambahnya.

Adapun tahapan penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Parepare periode 2026–2030 telah disusun dengan jadwal sebagai berikut:

15–28 Desember 2025: Sosialisasi Penjaringan

29 Desember 2025–12 Januari 2026: Pendaftaran dan penerimaan dokumen administrasi

13–14 Januari 2026: Verifikasi kelengkapan dokumen administrasi

15–16 Januari 2026: Klarifikasi kelengkapan dokumen administrasi

20 Januari 2026: Pengumuman hasil verifikasi nama-nama Bakal Calon Rektor

21 Januari 2026: Penyerahan hasil verifikasi administrasi