POJOKSULSEL, PANGKEP - Tujuh mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) sukses menyapu bersih podium dalam ajang Student Competency Competition (SCC) 2026 tingkat nasional.
Tidak satu pun dari tujuh mahasiswa yang dikirim Polipangkep pulang tanpa gelar juara.
Mahasiswa Polipangkep mencatatkan tujuh prestasi dari tiga lomba yang diikuti, yakni Poster Perikanan Berkelanjutan, Pengambilan Darah Ikan, dan Sortasi Benih Ikan.
Kompetisi yang digelar Politeknik Negeri Lampung (Polinela) secara daring pada 17 September 2026 itu mempertandingkan sejumlah bidang kompetensi vokasi.
Pada lomba Poster Perikanan Berkelanjutan, Rijal meraih Juara 1 kategori Bintang Kompetensi. Sementara Zifa Zalsabila meraih Juara 1 kategori Talenta Unggulan.
Tiga mahasiswa lainnya berprestasi pada lomba Pengambilan Darah Ikan. Marlina Hamzah meraih Juara 1 kategori Talenta Unggulan, Sunarti meraih Juara 2 kategori Talenta Istimewa, dan Datu Khaiyang meraih Juara 3 kategori Talenta Istimewa.
Sementara pada lomba Sortasi Benih Ikan, Rahmat Hidayat meraih Juara 1 kategori Talenta Istimewa dan Edy Taslim meraih Juara 3 kategori Talenta Unggulan.
Dosen Pembimbing Polipangkep, Nur Rahmawaty Arma, S.Pi., M.Sc., Ph.D, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari proses belajar dan latihan yang dilakukan para mahasiswa.
“Prestasi ini merupakan hasil dari proses belajar, latihan, dan kerja keras mahasiswa,” kata Nur Rahmawaty.
Dia mengapresiasi semangat mahasiswa yang berani menguji kompetensinya dalam kompetisi tingkat nasional.
Baca Juga: Beasiswa Luar Negeri Perdana Pemprov Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Lepas 28 Mahasiswa Tahap Pertama
Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan kembali meraih prestasi pada kompetisi berikutnya.
Ketua Jurusan Budidaya Perikanan Polipangkep, Mohamad Adnan Baiduri, S.Pi., M.Si, turut mengapresiasi capaian tersebut.
Dia mengatakan prestasi mahasiswa menunjukkan bahwa kompetensi yang diperoleh di bangku kuliah dapat diterapkan dalam situasi kompetitif di tingkat nasional.
“Kami bangga atas pencapaian mahasiswa Budidaya Perikanan di tingkat nasional. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di bangku kuliah, tetapi juga mampu mengimplementasikan kompetensinya dalam sebuah kompetisi,” ujar Adnan.
SCC 2026 mengusung tema “Sinergi Vokasi Nusantara: Berkompetisi, Berkolaborasi, Berdampak”.
Selain bidang perikanan dan kelautan, kompetisi tersebut mencakup budidaya tanaman pangan, budidaya tanaman perkebunan, teknologi pertanian, peternakan, ekonomi dan bisnis, teknik, serta teknologi informasi.
Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Polipangkep mendapat dukungan dan pendampingan dari Pranata Laboratorium Pendidikan, Suryadi, S.Pi dan Seniati, S.Pi., M.Si. ***




