POJOKSULSEL, MAROS - Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Maros digelar secara khidmat di Lapangan Upacara Pallantikang, Kompleks Kantor Bupati Maros, Senin (5/5/2025). Momen ini menjadi tonggak penting bagi dunia pendidikan di wilayah terpencil.

Pada Momen Hardiknas di Kabupaten Maros, perhatian utama tertuju pada sekolah kolong yang berada di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu.

Bagaimana tidak, Bupati Maros, Chaidir Syam, menyerahkan bantuan pembangunan dua ruang kelas untuk sekolah kolong tersebut, dengan total anggaran Rp300 juta di momen peringatan Hardiknas.

Baca Juga: Kombes Arya Perdana Jelaskan 3 Kasus Heboh Ini Berhasil Diungkap Polrestabes Makassar dalam Sepekan

Tak hanya itu, semangat Hardiknas juga ditandai dengan pemberian motor trail pribadi milik Bupati kepada guru pengabdi di sekolah kolong.

Motor ini diharapkan dapat membantu mobilitas guru yang mengajar di daerah dengan akses yang sulit ditempuh kendaraan biasa.

Dalam sambutannya, Bupati Chaidir menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap pendidikan di daerah tertinggal.

Baca Juga: Iqbal Nadjamuddin Bocorkan Rencana Pemprov Sulsel Soal Sekolah Unggulan, Seperti Apa Skemanya?

Ia menyebut sudah meninjau langsung lokasi sekolah yang dulunya berada di bawah kolong rumah dan dikelilingi kawasan hutan dengan akses jalan yang sangat terbatas.

"Saat ini izin penggunaan lahannya sudah keluar dari Kementerian Kehutanan, dan tahun ini dipastikan dua ruang kelas permanen akan dibangun di sana,” kata Chaidir Syam dalam siaran pers Pemkab Maros.

Guru pengajar di sana, Suryadi, menerima langsung bantuan tersebut. Ia telah mengabdi sejak 2018, dan mengajar anak-anak dengan fasilitas seadanya.

Baca Juga: Asmiaty Sahur, Guru Besar Mikrobiologi Pertanian Dikukuhkan Jadi Anggota Dewan Profesor ke-569 Unhas

Kini, setelah izin pemanfaatan lahan dari Kementerian Kehutanan turun, pembangunan dua ruang kelas permanen akan segera dimulai.

Suryadi, yang hadir langsung dalam upacara Hardiknas setelah menempuh perjalanan 50 kilometer dari dusunnya sejak pukul 03.00 dini hari, menyampaikan rasa harunya.

"Saya tidak menyangka sekaligus merasa terharu. Pak Bupati memberikan perhatian yang luar biasa ke sekolah kolong. Mudah-mudahan ini akan terus jadi penyemangat buat kami,” ungkapnya haru.

Upacara Hardiknas kali ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan, terlebih bagi masyarakat yang tinggal di daerah pelosok.

***