POJOKSULSEL.com, MAROS - 14 pelaku usaha UMKM meramaikan kegiatan Gebyar Ramadhan Festival 2024 yang dilaksanakan 27- 31 Maret 2024 di Pelataran parkir Plut KUMKM Kabupaten Maros.
Baca Juga: Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali Tinjau Pelayanan RS Andi Makkasau
Gebyar Ramadhan ini selain menghadirkan pelaku UMKM menjajakan jajanan buka puasa juga dimeriahkan dengan berbagai lomba yakni lomba Saritilawa Alquran untuk anak anak, Lomba Beduk, Lomba Pasahur dan musisi religi, ujar Pelaksana Jabatan Plut KUMKM, Rumah kemasan dan Sentrimas, Fajerin Yusuf.
Turut hadir dalam pembukaan GRF 2024 ini yakni deputi bidang Usaha mikro analis kebijakan ahli madia Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUkm) RI, Yanka Eldisan, Bupati Maros, Chaidir Syam, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kopurindag), Agustam, Pj PLUT KUKM Maros, Fajrin Yusuf, Pimpinan cabang Bank Mandiri Maros, PT Pegadaian serta para pelaku UMKM/IKM se kabupaten Maros.
"Alhamdulillaah untuk kegiatan Ramadhan yang pertama dilaksanakan ini melibatkan 14 tenan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang merupakan kolaborasi antara pelaku usaha dengan Plut KUMKM Kabupaten Maros, Kemenkop UKM RI, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kopurindag) Kabupaten Maros serta even organiser," terangnya.
Menurut dia, pelaksanaan Gebyar Ramadan ini untuk mendongkrak penjualan dan pendapatan UMKM.
Baca Juga: Pemkab Maros Berencana Bangun GOR Mini, Chaidir Syam Minta Hal Ini ke KONI
Sementara Bupati Maros, Chaidir Syam menyampaikan apresiasi atas kegiatan Gebyar Ramadan Festival ini telah memberikan kemudahan kepada pelalu Umkm dalam memasarkan produk nya terutamanya jajanan menu berbuka puasa Ramadhan .
"Kegiatan itu memberikan peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan pelaku UMKM secara ekonomis, sehingga pelaku usaha bisa mengembangkan bisnisnya," tuturnya.
Baca Juga: April 2024, Mahalini 2 Kali ke Makassar Gelar Konser Musik, Catat Tanggalnya!
Menurut Bupati Maros Chaidir Syam, Di kabupaten Maros ini setiap Ramadan paling terbanyak menggelar Gebyar Ramadan, dari kota sampai ke pelosok desa desa. Gaung gebyar Ramadan mengisi aktivitas bulan Ramadan dengan kegiatan religius dan kreatifitas anak muda saat ini. Dan tidak kalah dengan daerah lain.
Dengan diadakannya kegiatan ini bupati berharap UMKM dapat bergerak berinovasi, UMKM harus naik kelas dan berdaya saing.
Ia juga berhharap para pelaku UMKM yang masuk dalam binaan PLUT menerapkan sistem literasi digital agar para pelaku UMKM dapat dengan mudah memasarkan produknya melalui platform e commercial dan menjalin hubungan baik dengan perbankan. ***



