POJOKSULSEL, GOWA – Suasana Lapangan RTH Syekh Yusuf Discovery, Jumat (6/6/2024), dipenuhi jemaah yang menunaikan Salat Idul Adha 1446 Hijriah. Di tengah momen penuh hikmah itu, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyampaikan pesan mendalam kepada masyarakat.
Dalam sambutannya di momen Idul Adha, Bupati Husniah Talenrang mengajak warga meneladani keteladanan Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS sebagai spirit penguat kepedulian sosial dan solidaritas antarwarga.
“Nilai-nilai keislaman yang hidup di tengah masyarakat Gowa harus terus dirawat. Salah satunya dengan memperkuat semangat berbagi dan gotong royong sebagai fondasi pembangunan,” ucapnya di hadapan jemaah Salat Idul Adha.
Bupati perempuan pertama di Gowa itu juga menjadikan momen hari raya sebagai ajang menyampaikan progres program unggulan 100 hari kerja bertajuk Gowa Bersama.
Baca Juga: Maling Celengan Masjid di Polewali Mandar Tinggalkan Motor Gara-gara Tepergok, Polisi Selidiki CCTV
Salah satunya, program Gowa Annangkasi yang berhasil mempercantik wajah Sungguminasa. Program Ayo Mengaji yang menyasar pelajar pun mencatat capaian signifikan.
“Lebih dari 125 ribu siswa kini aktif mengikuti program mengaji di sekolah. Ini bagian dari upaya membangun karakter Qur’ani,” ungkap Ketua DPW PAN Sulsel itu.
Tak hanya sektor pendidikan dan lingkungan, penanganan kemiskinan ekstrem juga mendapat sorotan.
Pemerintah daerah telah mengintervensi seluruh keluarga miskin ekstrem dengan bantuan ekonomi hingga perbaikan rumah.
Baca Juga: Innalillah... Ustaz Yahya Waloni Meninggal Dunia Saat Khutbah Jumat di Makassar
Di bidang kesehatan, sebanyak 63 ribu warga menikmati layanan kesehatan gratis, sementara ribuan keluarga rawan stunting turut mendapat perhatian.
“Kolaborasi Satpol PP, TNI, dan Polri juga berhasil menekan angka kriminalitas serta memperluas penerangan di titik-titik rawan,” ujarnya.
Talenrang juga memperkenalkan salah satu program andalan: Salapang Hati Damai. Program ini diawali dengan penerapan BPJS Non Cut Off per 4 Juni 2024. Gowa menjadi kabupaten pertama di Sulsel yang memenuhi syarat penerapan sistem ini.
“Dengan cakupan UHC lebih dari 98 persen, partisipasi aktif warga di atas 80 persen, serta nihil tunggakan, warga bisa langsung menikmati layanan tanpa masa tunggu,” jelasnya.
Tak hanya itu, seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP juga akan mulai dibagikan bulan ini. Langkah ini diambil untuk meringankan beban biaya pendidikan keluarga kurang mampu.
Menutup sambutannya, Bupati Gowa mengapresiasi dukungan warga terhadap pemerintahan yang bersih. Ia menyinggung capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 dari BPK RI sebagai bukti keseriusan Pemkab Gowa dalam tata kelola keuangan yang akuntabel.
Khidmatnya pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini juga diisi khutbah dari Wakil Menteri P2MI, Dzulfiqar Ahmad Tawalla. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya membangun bangsa dengan empati dan nilai keislaman.
“Orang Gowa tidak hanya dikenal karena keberaniannya, tetapi juga karena ketulusan dan tradisi gotong royong yang masih hidup,” ucap Dzulfiqar.
Baca Juga: Sosok Ustaz Yahya Waloni, Pendakwah yang Wafat Saat Sampaikan Khutbah Jumat di Makassar
Ia juga mengangkat peran besar perempuan Gowa dalam sejarah, seperti I Tubiani Sitti Aminah Daeng Kunjung dan I Sabbe Lo'mo Karaeng Pattopakang, sosok ibu dari dua tokoh besar: Syekh Yusuf dan Sultan Hasanuddin.
Turut hadir dalam pelaksanaan Salat Idul Adha, Wakil Bupati Darmawangsyah Muin, Dandim 1409 Gowa Letkol Inf Heri Kuswanto, Kapolres AKBP Muhammad Aldy Sulaeman, Ketua DPRD Gowa Muhammad Ramli Siddik, dan Sekda Gowa Andy Azis Peter.
***




