POJOKSULSEL, MAROS – Bupati Maros, Chaidir Syam, ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros Sulawesi Selatan.

Aksi penanaman pohon merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial (TJSL) yang digagas oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) dalam rangka mendukung program penghijauan dan penyelamatan bumi.

Kegiatan penanaman pohon menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-1 Injourney Airports, dengan target penanaman 30.000 pohon di area sekitar Bandara Sultan Hasanuddin selama satu tahun ke depan, Selasa (14/10/2025).

Pada tahap pertama, dilakukan penanaman 600 pohon tabebuya, yang terdiri dari 200 pohon di area bandara dan 400 pohon di kawasan wisata Rammang-Rammang.

Baca Juga: Mengenal Ma'rifah dan Hidayat, Perkuat Kafilah Sulsel di STQH Nasional 2025 Cabang Tilawah Dewasa

Bupati Maros Chaidir Syam mengapresiasi langkah Injourney Airports yang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui program penghijauan.

“Pemerintah Daerah berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Injourney Airports terhadap lingkungan sekitar bandara, khususnya Kabupaten Maros. Penanaman pohon ini merupakan program yang sangat bagus untuk menjaga lingkungan demi masa depan anak-anak kita,” ujar Chaidir Syam dikutip rilis Humas Pemkab Maros.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan.

“Kami berkomitmen menggerakkan program penghijauan selama setahun ke depan. Terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan komunitas lingkungan yang turut serta dalam kegiatan ini,” katanya.

Kegiatan penanaman pohon turut dihadiri oleh Kadisops Lanud Hasanuddin, CEO Regional V Injourney Airports, Kapolsek Bandara Sultan Hasanuddin, Perwakilan Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Airnav Indonesia, Kepala Desa Salenrang dan Bontolempangan.

Baca Juga: Lagi Alumni MAPK Ujungpandang Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Ini Profil La Ode Ismail Ahmad

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola bandara, dan komunitas lingkungan dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak perubahan iklim di wilayah Kabupaten Maros. ***