POJOKSULSEL, KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali mengingatkan kontraktor supaya proyek Pelabuhan Taka Bonerate Kayuadi tidak asal jadi.
Hal itu ditegaskan Muh Basli Ali saat meninjau progres pembangunan proyek Pelabuhan Taka Bonerate Kayuadi di Desa Bonelambere, Kamis (19/10/2023)
Proyek Pelabuhan Taka Bonerate Kayuadi yang ditinjau Muh Basli Ali bernilai Rp68, 745 miliar.
"Peninjauan ini guna memastikan pembangunan tersebut berjalan aman dan lancar," katanya.
Bupati Kepulauan Selayar dua periode itu menjelaskan, peninjauan proyek Pelabuhan Taka Bonerate Kayuadi, untuk memastikan kontraktor menjalankan pekerjaan sesuai dengan ketentuan. Sehingga hasilnya baik dan berkualitas.
Pada kesempatan itu, Basli Ali mengelilingi proyek Pelabuhan Taka Bonerate Kayuadi. Ia mengamati pekerjaan pembangunan pelabuhan yang anggarannya bersumber APBN. Dirinya pun mengapresiasi progres pembangunannya yang dinilainya cepat.
Baca Juga: Si Kuning Pisang Cavendish dan Harapan Masyarakat Sulsel, Jangan Mate Colli
Namun demikian, Basli Ali meminta pihak kontraktor untuk bekerja tidak asal jadi. Melainkan memperhatikan kualitas pekerjaaan.
Edi selaku Site Manager proyek Pelabuhan Taka Bonerate Kayuadi, menyampaikan bahwa progres pengerjaan proyek ini sudah mencapai 63 persen.
Edi mengatakan, proyek Pelabuhan Taka Bonerate Kayuadi ditarget rampung antara bulan Februari atau Maret 2024.
Baca Juga: SDG Salurkan Bantuan Kebakaran di Kabupaten Bone
"Jika cuaca mendukung, kami targetkan selesai di Bulan Februari atau Maret 2024," kata Edi kepada Basli Ali.
Sebelumnya Bupati Basli Ali didampingi Kadis Perhubungan Kepulauan Selayar, juga telah melakukan peninjauan proyek pembangunan pelabuhan feri di Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Pasilambena.
Dari hasil pengamatan selama peninjauan lokasi proyek yang dilakukan Bupati, pekerjaan pembangunan proyek Pelabuhan Taka Bonerate Kayuadi yang paling cepat progresnya, dari tiga proyek pembangunan pelabuhan yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar. ***




