POJOKSULSEL.com, MAROS - Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Maros melaksanakan Temu Kader PKK tingkat Pemerintah kabupaten Maros.
Temu Kader PKK ini digelar dengan tema Sosialisasi program Paaredi dan Gelari pelangi melalui penampilan jingle paaredi dan galeri pelangi, di tribun upacara kantor Bupati Maros, Minggu (26/11/2023).
Bupati Maros Chaidir Syam saat membuka kegiatan ini mengapresiasi dilaksanakannya Temu Kader PKK. Sebagai wadah yang bertujuan untuk penyegaran kembali, pembangkit dan penggugah semangat dalam meningkatkan kualitas tugas sebagai kader PKK.
“Melalui kegiatan Temu Kader PKK ini, saya berharap akan semakin membangun kebersamaan dan mempererat silaturahim antar pengurus kader PKK di Maros, selain itu kader juga sebagai ujung tanduk untuk mensosialisasikan pencengahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Maros” ujar Chaidir Syam.
Baca Juga: Ilhamsyah Azikin Harap IKAPTK Maros Menjadi Pelopor Inovasi Tata Kelola Pemerintahan
Sebanyak 500 kader turut hadir dalam Temu kader PKK . Dalam temu kader ini kader PKK di harap memiliki komitmen meningkatkan ketahanan keluarga yang tangguh dan sejahtera.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros,Hj. Ulviah Nur Yusuf menyampaikan, gerakan PKK adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat menuju keluarga yang mandiri dan sejahtera.
Baca Juga: Kunjungan Komisi VIII DPR RI Syamsu Niang, Pantau Penyerahan Bantuan Kemensos di Maros
“Kader PKK adalah ujung tombak pembangunan bangsa generasi yang cerdas akan dicapai apabila para perempuan berani melakukan perubahan yang diawali dari masing-masing keluarga, karena perempuanlah kunci kesuksesan dan keberhasilan sebuah keluarga,” ungkapnya.
Pada temu kader PKK akhir 2023 ini kembali menekankan pada gerakan ketahanan keluarga dalam rangka ikut berperan membantu pemerintah mewujudkan keluarga tangguh dan sejahtera,jelasnya.
Selain itu salah satu Apoteker dikabupaten Maros ini memiliki komitmen dalam peningkatan peran aktif kader secara individu, keluarga dan masyarakat.
Para kader bekerja keras mengembangkan perannya terutama ketahanan keluarga dan berkontribusi dalam mewujudkan keluargayang tangguh sehingga dapat menurunkan angka kejadian stunting di kabupaten Maros, tutupnya. ***



