POJOKSULSEL,TAKALAR - Balai Perikanan Budidaya Air Payau atau BPBAP Takalar tetap eksis menyediakan rumput laut berkualitas meski tengah menghadapi efisiensi aggaran.

Salah satu tugas dan fungsi BPBAP Takalar adalah menghasilkan bibit rumput laut hasil kultur jaringan khususnya jenis Eucheuma cottonii.

Itu dilakukan BPBAP Takalar melalui upaya memperbanyak kebun bibit rumput laut.

Baca Juga: Mitra Grab Ngabuburit dengan Bagikan Ratusan Takjil di Kota Makassar

Sehingga diharap mampu memenuhi kebutuhan bibit di lokasi-lokasi penghasil rumput laut, tanpa harus mencari dan mendatangkan bibit rumput laut berkualitas dari lokasi yang jauh.

Pada tahun 2024, BPBAP Takalar telah menyalurkan sebanyak 16 paket bantuan kebun bibit rumput laut yang tersebar di beberapa kabupaten.

Program ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan bibit unggul secara lokal dan mendorong peningkatan produksi rumput laut nasional.

Baca Juga: SUDAH CAIR! TPG, BOP, Dana BOS Madrasah Kemenag Sulsel Jadi Kado Idulfitri, Totalnya Rp49,3 Miliar

"Di tengah tantangan efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas bibit rumput laut kultur jaringan," kata Kepala BPBAP Takalar Nur Muflich Juniyanto dalam siaran pers.

Nur Muflich Juniyanto mengatakan, dengan memperbanyak kebun bibit, diharapkan daerah-daerah penghasil rumput laut bisa lebih mudah mendapatkan bibit unggul

Tak hanya berhenti pada penyaluran bibit, tim Teknis BPBAP Takalar juga secara berkala melakukan monitoring terhadap perkembangan kebun bibit rumput laut.

Baca Juga: Rektor Unhas Lantik 28 Pejabat Baru Universitas Hasanuddin, Berikut Nama-Namanya

Langkah ini sangat penting untuk memastikan bibit yang disalurkan dapat terus tumbuh secara optimal serta memberikan hasil yang maksimal bagi para pembudidaya.

Kegiatan ini sejalan dengan misi BPBAP Takalar untuk terus berinovasi dan mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya air payau.

Lebih khusus melalui peningkatan produksi bibit rumput laut yang menjadi salah satu komoditas unggulan nasional.

BPBAP adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan efisiensi anggaran.

Baca Juga: Bank Sulselbar Perpanjang Mudik Gratis Hingga H-1 Lebaran Idul Fitri

Hal itu tertuang Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

***