POJOKSULSEL, MAKASSAR - Beredar foto sampah dibakar di area Stadion Gaswon, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (5/5/2024).

Foto sambah dibakar di area Stadion Gaswon Wonomulyo, tersebar di grup Whatsapp pada Minggu petang.

Foto yang beredar menunjukkan bahwa sampah itu dibakar di salah satu sudut Stadion Gaswon Wonomulyo. Dekat dengan tembok lapangan.

Baca Juga: Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Sulsel di Takalar, Bupati Indah Putri Kagum Sambutan Tuan Rumah

Pada foto yang lain, menunjukkan sampah itu dibakar di sudut kanan depan tribun Stadion Gaswon Wonomulyo.

Camat Wonomulyo, Samiaji angkat bicara terkait sampah yang dibakar di Stadion Gaswon Wonomulyo.

Samiaji membenarkan peristiwa sampah dibakar di Stadion Gaswon Wonomulyo pada Minggu.

Baca Juga: Dewan Hakim MTQ Sulsel Meninggal Saat Imam Shalat Subuh di Masjid Agung Takalar, Inna Lillahi Wainnailaihi Rajiun!

Dirinya menjelaskan, sampah tersebut diangkut dari kantor Camat Wonomulyo. Sebanyak tiga kontainer.

"Ia. Itu kan sudah beberapa malam, itu sampah kan di kantor kan. Kebetulan di sebelah itu ada orang menikah, daripada baunya kemana-mana, artinya dibakar saja di sana," kata Samiaji saat dihubungi wartawan pojoksulsel pada Minggu malam.

Ia mengatakan, pembakaran sampah di Stadion Gaswon Wonomulyo dilakukan dengan pertimbangan, bahwa ada acara pernikahan dekat dari kantor Camat Wonomulyo.

Baca Juga: Giliran Partai Gelora Didatangi Tim Sahabat ARH, Abdul Rahim Orang Ketiga Ambil Formulir

Langkah itu sifatnya hanya sementara. Setelah itu, pihaknya akan kembali membersihkan sisa pembakaran sampah di lapangan Gaswon Wonomulyo.

"(Sampah) tiga kontainer yang terlanjur ada di mobil. Untuk sementara ji saja. Akan dibersihkan itu, setelah dibakar, ini mau diambil lagi," kata dia.

Dirinya menegaskan, pihak kecamatan sudah tidak akan lagi membakar sampah di Lapangan Gaswon Wonomulyo.

Pada kesempatan yang sama, Samiaji mengaku masih menunggu DLHK Polman terkait pembuangan sampah di Wonomulyo.

Sejauh itu, kata dia, belum ada lokasi yang bisa dipakai sebagai tempat pembuangan sampah. Sehingga, alternatif yang dilakukan adalah ditampung di kantor camat dan dibakar. ***