POJOKSULSEL, MAROS - Sebanyak 11 jembatan gantung rusak akibat banjir yang melanda Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Belasan jembatan rusak di Kabupaten Maros akibat banjir tersebar pada tiga kecamatan, yakni Cenrana, Camba, dan Mallawa.

Berdasarkan laporan bahwa 11 jembatan gantung di Kabupaten Maros gara-gara banjir tersebar mengalami rusak total.

Kerugian dari kerusakan jembatan ini diperkirakan mencapai Rp23 miliar, belum termasuk kerugian yang dialami oleh warga.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Mayjen TNI Windiyatno Dilantik sebagai Pangdam XIV Hasanuddin

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan bahwa kerusakan ini sangat serius dan telah dilaporkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.

Pihaknya berharap ada bantuan segera untuk menangani dampak banjir yang begitu besar.

"Kami akan segera membangun kembali jembatan yang rusak dengan desain yang lebih tinggi untuk mengantisipasi banjir serupa di masa depan," kata Chaidir Syam.

Selain jembatan, kerusakan juga terjadi pada pagar sekolah di Desa Cenrana, Kecamatan Camba, yang meliputi SD dan TK.

Baca Juga: Penyaluran Beasiswa di Kota Parepare Molor, Disdikbud Beri Penjelasan Begini

Kerugian akibat kerusakan pagar ini ditaksir mencapai Rp400 juta.

Pemerintah daerah Kabupaten Maros berencana untuk segera melakukan perbaikan.

Di Kecamatan Camba, banjir juga membawa banyak kayu yang diduga berasal dari aktivitas pembalakan liar.

Pemerintah daerah berencana bekerja sama dengan Balai Taman Nasional dan Dinas Kehutanan untuk menyelidiki kemungkinan adanya penggundulan hutan.

"Jika terbukti ada penggundulan hutan, kami akan mengambil langkah tegas untuk mencegah hal serupa di masa depan," tambahnya.

Banjir yang terjadi juga menggenangi sekitar 3.359,23 hektare sawah di Kabupaten Maros.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan 12 kecamatan terendam banjir, dengan Kecamatan Bantimurung dan Simbang mengalami dampak terbesar.

Hingga 22 Desember 2024, sebanyak 1.000 kepala keluarga dan ratusan ribu rumah dilaporkan terdampak banjir yang merendam sebagian besar wilayah Kabupaten Maros.

Baca Juga: Deretan Puluhan Prodi Unggul di UIN Alauddin Makassar, Terbaru S1 Kesehatan Masyarakat

Pemerintah daerah tengah berupaya melakukan penanganan darurat dan memulihkan infrastruktur yang rusak.

Harapannya, bantuan dari BNPB dan pihak terkait dapat segera datang untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana ini.

***