POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ada dua program studi (prodi) di Institut Agama Islam Negeri Palopo atau IAIN Palopo meraih akreditasi unggul di Bulan Mei 2025.
Dua program studi unggulan IAIN Palopo, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Syariah, berhasil meraih akreditasi unggul dari dua lembaga akreditasi berbeda.
Program Studi PAI yang berada di bawah naungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palopo berhasil menyabet akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Baca Juga: Persaingan Sengit di Sirnas B Sulsel: Klub Daerah Mulai Unjuk Gigi di Tengah Dominasi Klub Besar
Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 545/SK/LAMDIK/Ak/S/V/2025, yang berlaku selama lima tahun terhitung sejak 6 Mei 2025 hingga 5 Mei 2030.
Sebelumnya, Prodi Ekonomi Syariah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) juga raih akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA), sebagaimana tertera dalam SK Nomor 2257/DE/A.5/AR.10/V/2025.
Rektor IAIN Palopo, Dr. Abbas Langaji, menyambut bahagia dua program studi naik kelas sebagai prodi unggulan.
Baca Juga: Tiga Pemuda Berakhir di Kantor Polisi Gara-Gara Doyan Pesta Miras di Pinggir Jalan
Menurut Abbas Langaji, pencapaian ini adalah hasil dari kerja kolektif seluruh elemen kampus, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga pimpinan fakultas dan institut.
"Capaian ini sejalan dengan visi IAIN Palopo untuk menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul," kata Abbas Langaji dilansir laman IAIN Palopo.
Pada kesempatan itu, Abbas Langaji mengatakan bahwa IAIN Palopo menargetkan minimal empat program studi meraih akreditasi unggul di tahun 2025.
Baca Juga: Salim S Mengga Usul ke Nasaruddin Umar Ustaz Hingga Guru Ngaji Jadi Pendamping Haji, Bukan Pejabat
Sementara itu, Dekan FTIK, Prof. Dr. Sukirman, M. Pd, mengungkapkan rasa syukurnya atas predikat unggul yang diraih Prodi PAI (Pendidikan Agama Islam).
Hal senada disampaikan Dekan FEBI, Dr. Anita Marwing. Ia memuji kerja keras tim borang akreditasi yang telah bekerja selama berbulan-bulan untuk menyusun dan menyempurnakan dokumen penilaian.
"Kami sangat bersyukur, selamat, salut dan terima kasih atas kerja keras dari seluruh sivitas akademika dan kerjasama tim borang," kata Anita Marwing.
Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Muhammad Alwi, juga menegaskan bahwa akreditasi unggul bukanlah akhir dari perjuangan.
Baca Juga: Aksi Dendam Berujung Salah Sasaran, Enam Remaja Diamankan Karena Pembusuran di Makassar
"Diharapkan untuk kita terus berinovasi, memperbaiki layanan, mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan ekonomi syariah," katanya.
Ia juga berharap capaian akreditasi unggul menjadi pembuktian dalam menghasilkan lulusan kompeten dan profesional serta berintegritas moral yang kuat sesuai prinsip-prinsip syariah.
LAMDIK dan LAMEMBA merupakan dua dari sembilan lembaga akreditasi mandiri yang diakui oleh negara untuk menilai mutu perguruan tinggi berdasarkan rumpun ilmu.
***




