POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Sulawesi Barat (Kanwil Sulbar) Adnan Nota, menyampaikan apresiasi terhadap peran pesantren di Sulbar, yang terus menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Adnan Nota mengatakan, jumlah pesantren yang ada di Sulbar saat ini mencapai 138 pondok.

"Kabar gembiranya, santri-santri kita juga terus menorehkan prestasi di tingkat nasional,” ungkap Adnan Nota saat Apel Hari Santri di Stadion Parasamya Majene, Selasa (22/10/2025).

Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

Baca Juga: Baru Satu SPPG di Maros Miliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sekda Jelaskan Pelaksanaan MBG

Pada kesempatan yang sama, Adnan Nota mengapresiasi dukungan Pemkab Majene terhadap perayaan Hari Santri 2025.

"Walaupun cuaca mendung, semangat para santri dan masyarakat tetap menyala dalam bingkai NKRI," kata Kepala Kanwil Kemenag Sulbar.

Ia menegaskan, peringatan Hari Santri bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam menjaga keutuhan bangsa serta membangun peradaban Islam yang moderat dan maju.

Upacara Hari Santri di Majene berlangsung meriah dan khidmat. Ribuan peserta dari berbagai pondok pesantren turut memeriahkan kegiatan dengan penampilan barisan santri, pembacaan ikrar santri, dan doa bersama untuk bangsa.

Baca Juga: BPK RI Gelar Exit Meeting, Fatmawati Rusdi Tegaskan Komitmen Pemprov Sulsel Tindaklanjuti Temuan BPK

Ribuan santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Majene bersama ASN lingkup Kanwil Kemenag Sulbar dan Kemenag Kabupaten Majene mengikuti apel peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 di Stadion Parasamya Majene.

Apel Hari Santri di Majene menjadi momentum untuk mempertegas komitmen santri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

Ribuan peserta yang hadir mengenakan busana khas santri, membawa bendera merah putih, serta mengikuti pembacaan ikrar santri dan doa bersama untuk bangsa.

Peringatan Hari Santri tahun ini juga menjadi ajang silaturahmi besar antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa yang berakhlak, mandiri, dan berperadaban.

semangat Hari Santri dapat menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus berkontribusi dalam menjaga keutuhan NKRI dan memperkuat peran pesantren dalam membangun peradaban dunia. ***