POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Kantor Kemenag Mamuju Tengah (Mateng) Muhammad Dinar Faisal memberikan imbauan pasca Pemilu 14 Februari 2024.

Muhammad Dinar Faisal mengimbau agar tetap menjaga antarumat beragama di Mateng setelah Pemilu 14 Februari 2024.

"Kerukunan dan keharmonisan umat adalah modal utama bagi kita yang tinggal di Bumi Lalla Tassisara," kata Muhammad Dinar Faisal melansir Sulbar.kemenag.go.id.

Baca Juga: Guru Besar STAIN Majene Dilantik sebagai Rektor IAI DDI Polman, Prof Wasilah Sahabudin: Semoga DDI Polman Makin Sukses!

Ia mengatakan, Pemilu 14 Februari 2024 telah dilaksanakan. Maka, semua pihak harus untuk tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan di Kabupaten Mamuju Tengah.

"Jangan sampai hanya karna perbedaan pilihan politik kita dapat memicu konflik agama yang selama ini sudah kita tata sedemikian rupa dan dapat menggangu kerukunan umat beragama," katanya.

Terpisah, Kasubag TU Knemenag Mateng Bunawan mengharapkan agara ASN Kemenag Mamuju Tengah, untuk menjadi motor pengerak untuk hadirnya kerukunan umat di Mamuju Tengah.

Baca Juga: SAH! Prof Anwar Sewang Dilantik sebagai Rektor IAI DDI Polman Hari Ini

Terutama para penyuluh agama yang sangat bersentuhan dengan umat agar mampu memberikan petuah dan bimbingan kepada umat agar tercipta suasana yang tetap harmonis di kalangan umat beragama.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenag Sulsel) H Ali Yafid memiliki imbauan pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Imbauan Ali Yafid ditujukan kepada tokoh ormas keagamaan, para khatib, penceramah, dan penyuluh lintas agama, supaya tetap menyampaikan pesan perdamaian, persaudaraan serta persatuan pasca Pemilu 2024.

Baca Juga: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Akan Laksanakan Baksos Kesehatan di Kabupaten Kepulauan Selayar

"Tolong sisipkan dan suarakan terus pesan kedamaian usai pencoblosan," kata Ali Yafid.

Ali Yafid berharap, agar pesan-pesan kedamaian yang disampaikan tersebut semakin merekatkan nilai dan rasa persaudaraan sesama anak bangsa.

"Perbedaan tidak sementinya merenggangkan hubungan persaudaraan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ali Yafid mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga semangat persaudaraan, kedamaian dan persatuan pasca Pemilu 14 Februari 2024.

Ia mengatakan, Pemilu hanya momentum 5 tahunan. Tapi persaudaraan sesama anak bangsa akan berlangsung selamanya.

Baca Juga: Pj Wali Kota Parepare Minta Pemusnahan Surat Suara Rusak Disampaikan ke Peserta Pemilu

"Saya harap, usai pencoblosan hari ini, masyarakat kita bisa kembali beraktifitas seperti biasanya, dengan tetap mengedepankan nilai nilai persaudaraan, perdamaian, dan semangat persatuan," katanya.

Tidak hanya itu, Ali Yafid berpesan agar masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu menyesatkan dan hoaks, yang berpotendi menimbulkan konflik dan perpecahan. ***