POJOKSULSEL, JENEPONTO - Komisi III DPRD Jeneponto melakukan peninjauan ke lokasi terdampak abrasi pantai di Kelurahan Biringkassi dan Kelurahan Pabiringa.

Abrasi pantai itu telah mengancam pemukiman warga sekitar, sehingga Komisi III DPRD Jeneponto dorong penanganan serius dari pemerintah.

Ketua Komisi III DPRD Jeneponto, Anwar Jaya Husain, menyatakan bahwa pemerintah harus segera mengambil langkah solutif untuk mengatasi abrasi ini.

Baca Juga: Salah Paham Berujung Perundungan Pelajar SMP di Gowa, Polisi Dalami Tiga Hal Ini

Menurut Anwar Jaya Husain, dalah satu solusi yang dapat dilakukan adalah pembangunan pemecah ombak untuk mengurangi dampak abrasi pantai.

Warga sekitar mengungkapkan kekhawatiran mereka karena abrasi ini telah berlangsung selama beberapa tahun.

Meskipun berbagai OPD terkait telah melakukan peninjauan dan pengukuran, namun belum ada realisasi pembangunan pemecah ombak.

Baca Juga: Kasus Pencurian di Polewali Mandar, Uang Rp24 Juta dan Tabung Gas Raib di Desa Sidorejo

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa kondisi abrasi pantai di wilayah mereka sudah kerap didatangi sejumlah orang. Namun, belum ada tindakan yang dilakukan.

"Sudah banyakmi pak yang datang liatki ini, sudahmi juga na ukur, tapi sampai sekarang tidak adapi keliatan yang nabangun."

Menanggapi hal ini, anggota Komisi III DPRD Jeneponto, Bakri N, berharap pemerintah dapat segera membangun pemecah ombak di dua lokasi yang terdampak abrasi.

Baca Juga: Kapolres Gowa Respons Kasus Perundungan Pelajar SMP, Aldy Sulaeman: Kami Benarkan Itu Terjadi

"Semoga dalam waktu dekat, pemerintah bisa membangun pemecah ombak di dua lokasi yang sudah jelas terdampak abrasi. Jangan sampai nanti adapi korban baru ditindaki," ujarnya.

Dari hasil peninjauan lapangan, sudah dua rumah yang terpaksa direlokasi ke tempat lain akibat abrasi ini. Warga sekitar semakin resah dengan abrasi pantai yang semakin meluas.

Dengan demikian, perlu adanya penanganan yang serius dan tepat waktu untuk mengatasi masalah abrasi pantai di Jeneponto.

Pembangunan pemecah ombak dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk mengurangi dampak abrasi pantai.

***