POJOKSULSEL, MAKASSAR - Rektor IAIN Palopo, Abbas Langaji, menyampaikan momen haru saat menerima informasi alih status IAIN Palopo ke UIN Palopo.
Abbas Langaji mengatakan, informasi alih status IAIN Palopo ke UIN Palopo diterima pada Jumat malam (9/5/2025).
Ada telepon dari Setneg. Pukul 22.23 Wita. Kebahagiaan Abbas Langaji pecah. hampir berteriak tengah malam. Perpres alih bentuk IAIN Palopo ke UIN Palopo sudah diteken Presiden RI Prabowo Subianto sebelum Salat Jumat.
Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Masih Terima Pendaftar UM PTKIN, Ini 36 Prodi Tersedia
"Alhamdulillah Pak Rektor, sebelum Jumat tadi, Perpresnya sudah turun. Sudah ditandatangani oleh Presiden. Saya hampir teriak, sudah tengah malam," kata Abbas Langaji dilihat di Kanal YouTube Humas IAIN Palopo.
Abbas Langaji mengatakan, informasi kepastian lahirnya UIN Palopo terbayar lunas meski jelang tengah malam.
Bagaimana tidak, Abbas Langaji sempat dibuat harap-harap cemas. Ia telah menunggu informasi alih status IAIN Palopo ke UIN Palopo sejak Jumat sore pukul 16.00 Wita.
Baca Juga: MDA Audiensi Perdana dengan Bupati Luwu, Sepakat Percepat Realisasi Proyek Awak Mas
Pihak Setneg menghubunginya sebelum jam 11 pagi. Akan ada kabar baik dari istana pada Jumat sore.
"Ternyata, yang menelpon saya itu, lupa kalau ada janji ke saya," katanya.
Pada Sabtu pagi (10/5/2025), Abbas Langaji menelpon Sekjen Kemenag Prof Kamaruddin Amin. IAIN Palopo ingin mewisuda 600 alumni.
Baca Juga: Pengangguran di Sulbar Terkendali, 14 Ribu Tenaga Kerja Terserap dalam Setahun, Daftar 10 Besar TPT
Sekjen Kemenag menyampaikan selamat atas alih status tersebut. Lalu, meminta Direktur Diktis untuk mengumumkannya di momen wisuda.
"Makanya tadi yang mengumumkan secara resmi peralihan status kelembagaan, dari 11 yang berubah bentuk, Palopo yang pertama diumumkan, dan yang mengumumkannya adalah Direktur Pendidikan Islam," ungkap Abbad Langaji.
Abbas Langaji menolak menyebut capaian ini sebagai prestasi pribadi. Melainkan ada perjalanan panjang yang digagas oleh para pimpinan IAIN Palopo terdahulu.
Abbas Langaji mewujudkan alih status menjadi UIN Palopo seperti palu terakhir yang berhasil memecahkan batu.
***




