POJOKSULSEL, SOPPENG - 4 fakta Jembatan Pacongkang yang akan diresmikan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman hari ini.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dijadwalkan meresmikan Jembatan Pacongkang di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Rabu (23/8/2023)

Jembatan Pacongkag yang akan diresmikan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memiliki fakta-fakta menarik.

Baca Juga: Batas Sampai 18 September, Unismuh Makassar Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang II

1. Jembatan Pelengkung Baja Terpanjang di Sulsel

Jembatan Pacongkang akan menjadi ikonik di Kabupaten Soppeng. Begitu juga dengan provinsi Sulsel.

Bagaimana tidak, Jembatan Pacongkang akan menjadi jembatan pelengkung baja terpanjang di Sulsel.

Total bentangan baja Jembatan Pacongkang adalah 180 meter. Adapun rinciannya panjang bentangan baja pada bagian tengah 130 meter.

Baca Juga: Tempuh 156 Km, Taufan Pawe Sambut Peserta Merdeka Tour de Parepare

Tidak hanya itu, Jembatan Pacongkang memiliki bentang baja kiri dan kanan masing-masing 25 meter Lebar 7 meter. Trotoar kiri dan kanan masing-masing 1 meter.

2. Jembatan Pacongkang kembali dibangun setelah 30 tahun

Jembatan Pacongkang di Kabupaten Soppeng kembali dibangun oleh Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel setelah 30 tahun.

Jembatan Pacongkang pertama kali dibangun pada tahun 1993. Berupa jembatan gantung kayu.

Baca Juga: Warga Gowa Temukan Granat Nanas Peninggalan Masa Perang, Polisi Lakukan Tindakan Ini

Kemudian pada tahun 2022 mulai dikerjakan dengan mengganti jembatan gantung kayu dengan jembatan beton lengkungan baja. 

3. Jalur Alternatif Soppeng Bone

Jembatan Pacongkang merupakan memiliki peran penting sebagai akses alternatif.

Sebab, Jembatan Pacongkang menghubungkan Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Bone.

Jembatan Pacongkang juga memiliki akse ke jalan nasional ke Camba Kabupaten Maros,

Baca Juga: Selamat! Yasir Machmud Raih Magister Ilmu Pemerintahan di Unhas, Dapat Nilai Cumlaude

4. Anggaran fisik Jembatan Pacongkang Rp59,3 miliar

Jembatan Pacongkang sebagai jembatan baja lengkung terpanjang di Sulsel mulai direkonstruksi pada Juni tahun 2022.

Tidak tanggung-tanggung, jembatan ikonik di Sulsel itu menghabiskan anggaran Rp59,3 miliar.***