POJOKSULSEL, MAROS - Sebanyak 387 jemaah haji asal Kabupaten Maros yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis (11/6/2026) petang.
Kedatangan para para jemaah haji tersebut disambut langsung oleh Bupati Maros Chaidir Syam, Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros Ahmad Ihyadin.
Suasana haru dan bahagia mewarnai area kedatangan jemaah haji Kabupaten Maros bandara. Keluarga yang telah menanti sejak pagi tampak antusias menyambut kepulangan para jemaah setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Sebagian jemaah perempuan terlihat mengenakan busana khas kepulangan haji dengan warna-warna cerah dan hiasan payet, sementara para jemaah laki-laki masih mengenakan jubah dan serban yang dipakai selama perjalanan dari Arab Saudi. Tak sedikit pula yang membawa berbagai oleh-oleh khas Tanah Suci untuk keluarga di kampung halaman.
Salah seorang jemaah asal Kecamatan Tanralili, Hasni, mengaku bersyukur dapat kembali ke tanah air setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
Baca Juga: Bikin Bangga! 313 Siswa MAN 2 Kota Makassar Lolos PTN, Pendaftar Tahun Ini Tembus 2.500 Orang
Perempuan yang berprofesi sebagai petani itu mengungkapkan bahwa dirinya harus menunggu selama 15 tahun sejak mendaftar hingga akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
"Alhamdulillah, saya sangat bahagia bisa kembali berkumpul dengan keluarga. Semoga menjadi haji yang mabrur," ujar.
Hasna mengatakan biaya perjalanan hajinya dikumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil bertani. Selama berada di Makkah dan Madinah, ia senantiasa memanjatkan doa agar dirinya menjadi haji mabrur dan keluarganya juga diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji Kloter 14 dalam keadaan selamat. Menurutnya, kloter tersebut merupakan kloter utuh yang seluruh jemaahnya berasal dari Kabupaten Maros.
"Jumlah jemaah sebanyak 387 orang, terdiri atas 127 laki-laki dan 260 perempuan. Alhamdulillah, seluruhnya dapat kembali ke tanah air dengan selamat," katanya dikutip rilis Humas Pemkab Maros.
Baca Juga: Unhas Uji Rekam Jejak 194 Pendaftar Jalur Prestasi Lewat Wawancara, Ini Rinciannya
Chaidir Syam menjelaskan, secara umum kondisi kesehatan para jemaah cukup baik. Namun, terdapat beberapa jemaah yang memerlukan bantuan kursi roda akibat faktor usia dan kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.
Selain itu, terdapat seorang jemaah yang sempat mengalami stroke saat berada di Jeddah. Meski demikian, kondisi jemaah tersebut dilaporkan terus membaik dan telah mendapatkan penanganan medis setibanya di Indonesia.
Usai tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, seluruh jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Sudiang untuk mengikuti prosesi penerimaan dan serah terima resmi dari penyelenggara haji kepada Pemerintah Kabupaten Maros.
Kepulangan para jemaah haji ini menjadi momen penuh syukur bagi masyarakat Kabupaten Maros. Setelah melalui perjalanan panjang dan menjalankan rukun Islam kelima, para jemaah akhirnya dapat kembali ke tengah keluarga dengan membawa harapan menjadi haji dan hajjah yang mabrur. ***




