POJOKSULSEL, KEPULAUAN SELAYAR - 3 pejabat Pemkab Kepulauan Selayar dicopot buntut insiden Paskibraka tidak dapat makanan.
Diketahui, anggota Paskibraka Kepulauan Selayar tidak dapat makanan saat bertugas pada HUT RI ke 78 tingkat kabupaten di Lapangan Pemuda Benteng. Insiden itu terjadi karena makanan sudah habis.
Menyiakapi insiden Paskibraka tidak dapat makanan saat bertugas. Bupati Kepulauan Selayar melakukan evaluasi kepanitiaan HUT RI ke 78.
Sebanyak 3 pejabat Pemkab Kepulauan Selayar dicopot gara-gara insiden Paskibaraka tidak dapat makanan saat bertugas pada HUT RI.
Baca Juga: Hasil Drawing AFC Cup 2023: Ini Calon Lawan PSM Makassar dan Bali United
Mereka yang dicopot gara-gara kisruh Paskibraka HUT RI ke 78 masing-masing
Asisten III Setda Kepulauan Selayar Mustakim Ar selaku ketua panitia pelaksana HUT RI ke 78.
Kabag Kesra Setda Kepulauan Selayar Nadiran Basrum selaku sekretaris panitia HUT RI ke 78.
Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kepulauan Selayar Andi Citra Opu selaku PPTK kegiatan Paskibraka.
Baca Juga: Ada Alquran Terjemahan Bahasa Tolaki Untuk Warga Sulawesi Tenggara
Pencopotan 3 pejabat Pemkab Kepulauan Selayar dilakukan oleh Bupati Basli Ali per tanggal 23 Agustus 2023.
"Terhitung mulai hari ini (Kamis, 24/8/2023) mereka dinonjobkan dari jabatannya," tegas Basli Ali.
Basli Ali menegaskan, insiden yang dialami Paskibaraka usai bertugas pada HUT RI ke 78 adalah bentuk kelalaian kepanitiaan dalam mengemban tugas.
Ia menjelaskan, kelalaian panitia yang berakibat terjadinya insiden Paskibraka tidak dapat makanan, adalah tindakan yang tidak bisa ditolerir dan dibiarkan.
Baca Juga: Update Terbaru Pilwalrek, Direktur Pascasarjana, Dekan, dan Ketua Lembaga UIN Alauddin Makassar
Sebab, insiden Paskibaraka Kepulauan Selayar sudah menyangkut nama baik daerah. Konsekuensinya adalah harus ditindak tegas.
Atas insiden tersebut, Basli Ali menekankan kepada para pejabat pelaksana teknis kegiatan, supaya selalu memperhatikan tanggung jawab yang diamanahkan. ***




