POJOKSULSEL, LUWU UTARA - 24.885 hektare sawah di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) membutuhkan sistem pompanisasi.
Sawah yang membutuhkan sistem pompanisasi mencapai 85,3 persen dari total luas areal persawahan di Kabupaten Luwu Utara.
"Total luas sawah yang masih membutuhkan pompanisasi seluas 24.855 hektare dari total luas sawah 29.175,55 hektare," kata Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani dalam siaran pers.
Indah Putri Indriani mengakui bahwa kebutuhan pompanisasi di Kabupaten Luwu Utara masih sangat tinggi untuk mengairi sawah.
Karena itu, kata IDP, akronim nama orang nomor 1 di Luwu Utara, itu mengatakan, Kementerian Pertanian mempunyai program yang menyasar 2 juta hektare lahan kering dengan sistem pompanisasi.
"Tujuannya untuk mengairi lahan di luar irigasi reguler dengan menggunakan pompa dalam antisipasi kekeringan akibat el nino," kata bupati perempuan pertam di Sulawesi Selatan itu.
Baca Juga: Presiden RI Tunjuk Jufri Rahman Sebagai Sekda Sulawesi Selatan, Dilantik Pekan Depan
Di Kabupaten Luwu Utara, ada 106 alat mesin pertanian (alsintan) dibagikan kepada 10 kecamatan.
Alsintan tahun anggaran 2024 itu berupa traktor roda dua dan pompa air.
Indah Putri Indriani mengatakan, pengadaan pompa air bertujuan untuk menyediakan air hingga ke lahan sawah sehingga dapat mewujudkan Perluasan Areal Tanam (PAT).
Baca Juga: Nama-nama Pelajar Wakili Sulawesi Selatan pada Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Nasional
Kemudian, sistem pompanisasi juga dapat meningkatkan produktifitas dan mengantisipasi el nino dan perubahan iklim.
Ia berharap, melalui bantuan tersebut bisa menjadi alat peningkatan kemampuan SDM petani sehingga mampu mengelola alsitan lebih baik, terawat, dan bertahan lebih lama.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara, Made Sudana menyebutkan penyerahan alsintan tersebut diikuti juga penyerahan dirigasi perpompaan tahun 2024 yang bersumber dari APBN sebanyak 6 unit di Kecamatan Bone-bone, Kecamatan Malangke, dan Baebunta selatan.
“Kecamtan Bone-Bone sebanyak 4 unit, Kecamatan Malangke 1 unit, dan Kecamatan Baebunta Selatan 1 unit,” jelas Made.
Penyerahan secara simbolis berlangsung di Aula La Galigo Kantor Bupati tersebut turut disaksikan Plt. Sekretaris Daerah, Unsur Forkopimda dan sejumlah pimpinan perangkat daerah. ***




