POJOKSULSEL, BONE - Patroli hama tikus dilakukan serentak pada 19 desa, di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone. Patroli bertajuk operasi tangkap tikus (OTT) itu dilaksanakan menjelang musim tanam IP 300 tahun ini.

Patroli hama tikus OTT diawali dengan acara pembukaan di dua desa di Kecamatan Kahu, yaitu Desa Palakka dan Desa Sanrego.

Camat Kahu, H. Andi Pasenringi, SKM, M.Epid yang akrab disapa Puang Sinring, membuka langsung kegiatan OTT. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pengendalian hama sejak dini, khususnya tikus yang kerap menjadi momok petani saat musim tanam.

Baca Juga: Aktivis Lingkungan Sulsel Temukan Dugaan Aktivitas Pembakaran Kapur di Kawasan Karst Geopark Maros – Pangkep

"Tujuan utama upaya tersebut yakni meningkatkan hasil panen dalam usaha mendukung swasembada pangan di wilayah Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone," kata Andi Pasenringi.

Kegiatan OTT di Kecamatan Kahu dihadiri Kepala BPP Kahu Andi Jusman, POPT Kecamatan Kahu,termasuk Babinsa di dua desa, penyuluh pertanian, serta perwakilan dari kelompok tani dan elemen masyarakat lainnya.

Andi Pasenringi mengatakan, OTT dilaksanakan untuk mengendalikan populasi tikus yang merupakan salah satu hama utama tanaman padi. Menurutnya, penurunan populasi tikus akan mengurangi kerugian petani.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Ajak Warga Gemar Makan Telur, Dorong Gizi Anak Lewat Gerakan GGMT

"Dengan pengendalian yang efektif, petani di Kecamatan Kahu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan mencapai hasil panen yang lebih baik," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Camat Kahu juga membagikan beberapa strategi pengendalian hama tikus kepada para petani, seperti gropyokan yaitu aksi gotong royong memburu tikus di lahan persawahan.

Kemudian, penggunaan perangkap berupa trap barrier system (TBS), pembersihan semak dan ilalang di sekitar sawah, pemanfaatan predator alami, seperti burung hantu, hingga penggunaan rodentisida dengan memperhatikan keamanan lingkungan.

Baca Juga: Ini 3 Daerah di Sulsel Resmi Miliki Pengurus APRI, Ali Yafid Dorong Penghulu Jadi Corong Layanan Publik

Camat Kahu menegaskan, OTT ini akan menjadi agenda rutin setiap awal musim tanam di seluruh wilayah Kecamatan Kahu.

Keterlibatan berbagai pihak seperti tripika, babinsa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menunjukkan komitmen bersama dalam upaya pengendalian hama tikus. Dukungan ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan efektivitas pengendalian hama di lapangan.

"Giat OTT ini akan diagendakan reguler setiap musim tanam di seluruh wilayah Kecamatan Kahu," pungkasnya. ***