POJOKSULSEL, MAMUJU - Musabaqah Tilawatil Quran XI tingkat provinsi Sulawesi Barat tahun 2026 atau MTQ Sulbar, akan digelar pada 28 Juni hingga 2 Juli 2026.
Kabupaten Mamuju ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Sulbar 2026. Masjid Suada, Masjid Muttahidah, dan Masjid Al Quba akan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan.
Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, memimpin rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan MTQ Sulbar tahun 2026.
Rakor membahas lebih detail terkait venue utama dan arena lomba, panggung utama, lokasi pendaftaran ulang peserta, technical meeting, hingga kesiapan akomodasi dewan hakim.
Junda Maulana mengungkapkan, pada MTQ XI Sulbar tahun ini hanya akan mempertandingkan 12 cabang lomba. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan fokus pada cabang unggulan serta kondisi anggaran daerah.
Baca Juga: Sulsel Cetak Pertumbuhan 6,88 Persen, Serap 170 Ribu Pekerja dan Kualitas Kerja Melonjak
"Cabang yang dilombakan merupakan cabang unggulan Sulbar yang memiliki potensi berprestasi di tingkat nasional. Sementara cabang yang masih tertinggal untuk sementara tidak diikutkan," jelasnya.
Ia menambahkan, keterbatasan fiskal daerah juga menjadi faktor utama pengurangan jumlah cabang lomba. Meski demikian, pelaksanaan MTQ tetap diupayakan berjalan efisien tanpa mengurangi kualitas.
“Kita tidak perlu mewah, tapi harus tetap meriah dan bermakna,” tegas Junda.
Untuk mendukung pembiayaan kegiatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membuka peluang kerja sama dengan sponsor dan donatur. Pertemuan dengan calon pihak pendukung dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026.
Selanjutnya, rapat lanjutan terkait teknis pelaksanaan MTQ akan kembali digelar pada 8 Juni 2026 sebagai bagian dari finalisasi persiapan.
Baca Juga: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Belajar Jurnalistik di Redaksi Harian Rakyat Sulsel
Dari sisi Kementerian Agama, pelaksanaan MTQ dinilai sejalan dengan program Asta Protas, khususnya dalam penguatan kehidupan keagamaan, peningkatan literasi Alquran, serta pembinaan generasi Qurani yang moderat dan berdaya saing.
Kabag TU Kanwil Kemenag Sulbar, H. Suharli, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Dengan ikhtiar dan keikhlasan bersama, Insyaallah MTQ ini dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya akan melibatkan sektor perbankan yang selama ini menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program keagamaan di Sulawesi Barat.
***




