POJOKSULSEL, GOWA - Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 3 Gowa menggelar Musyawarah Besar (Mubes) sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan arah kebijakan ke depan. Forum ini juga menetapkan kepengurusan baru periode 2026–2031 sekaligus mempererat silaturahmi lintas angkatan.

Kegiatan yang berlangsung di aula SMA Negeri 3 Gowa, Minggu (19/4/2026), menjadi bagian dari rangkaian Reuni Akbar bertema “Jejak yang Tak Pernah Hilang”. Perwakilan alumni dari berbagai generasi, mulai angkatan 1986 hingga 2020-an, turut hadir dalam forum tersebut.

Ketua Panitia, Asriady Arasy, menyebut MubesIKA SMA Negeri 3 Gowa menjadi momentum penting yang telah lama dinantikan alumni. Selain sebagai ajang temu kangen, forum ini juga menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi organisasi.

“Mubes ini bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi ruang konsolidasi sekaligus memperkuat kembali ikatan emosional antar alumni,” ujarnya.

Pimpinan Sidang, Ridwan Dahlan, menambahkan agenda utama Mubes mencakup pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, perumusan arah kebijakan organisasi, serta pemilihan pengurus baru.

Baca Juga: Jemaah Haji Soppeng Jadi Kloter Pertama Embarkasi Makassar 2026, Kuota Naik 3 Kali Lipat

Dalam proses persidangan yang berlangsung demokratis, forum menerima laporan pengurus lama dan menetapkan Asriady Arasy sebagai Ketua IKA SMAN 3 Gowa periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Asriady menekankan bahwa Mubes yang dirangkaikan dengan reuni memiliki makna lebih dari sekadar seremoni. Ia menyebut kegiatan ini sebagai perjalanan emosional untuk kembali mengingat masa-masa pembentukan karakter di sekolah.

“Kita kembali ke rumah tempat kita pernah belajar, ditempa, dan dibimbing oleh guru-guru yang penuh dedikasi. Tema ini benar-benar menggambarkan perasaan kita hari ini,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya mendorong kontribusi nyata alumni bagi almamater. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun harus berlanjut dalam bentuk program dan aksi konkret.

Ke depan, IKA SMAN 3 Gowa akan fokus pada penguatan basis data alumni melalui sistem terintegrasi. Langkah ini diharapkan mampu merangkul seluruh alumni serta membuka ruang kolaborasi lebih luas bagi pengembangan sekolah.

Baca Juga: PPIH Embarkasi Makassar Siap Layani 16.750 Jemaah Haji 2026, Kartu Nusuk Dibagikan Lebih Awal

“Ke depan, kami akan mendata kembali alumni melalui database terintegrasi agar bisa saling terhubung dan berkontribusi nyata,” jelasnya.

Sebagai bagian dari hasil Mubes, forum juga menetapkan formatur kepengurusan yang terdiri dari lintas angkatan dan unsur panitia, guna menyusun struktur organisasi yang lebih inklusif, yaitu:

1. Asriady Arasy Sijarra (Ketua Terpilih)

2. Ridwan Dahlan (Unsur Pimpinan Sidang)

3.Sinarwati (Unsur Panitia)

4. Hijaz D’Nyonk (Unsur Panitia)

5. Kurniati (Angkatan 1998)

6. Abd. Salam (Angkatan 1995)

7. Muh. Ilham Bakhtiar (Angkatan 2004)

8. Yusuf (Angkatan 1994)

9. Rostiah (Angkatan 1993) ***