POJOKSULSEL, MAROS - Bupati Maros, Chaidir Syam, bersama Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, serta Kepala Kantor Kementerian Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, secara resmi melepas 617 calon jemaah haji asal Kabupaten Maros 2026.

Pelepasan ratusan calon jemaah hajo Maros digelar di Panggung Utama Musabaqah Tilawatil Quran XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di Lapangan Upacara Pallantikang, Pemkab Maros, Sabtu (18/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan para jemaah haji tahun ini. Ia berharap seluruh calon jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, serta dapat menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar para jamaah senantiasa mengikuti arahan petugas haji, menjaga nama baik daerah, serta memanfaatkan kesempatan ibadah ini dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga: Mubes IKA Unhas Digelar 1–3 Mei 2026, Alumni Bisa Pamerkan Produk

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, menyampaikan bahwa seluruh calon jamaah haji telah melalui tahapan persiapan, baik administrasi maupun kesehatan.

“Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan para jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik,” katanya.

Kuota jemaah haji Kabupaten Maros 2026 mengalami perubahan.

Data terbaru mencatat jumlah calon jemaah haji asal Maros bertambah dari 610 orang menjadi 617 orang.

Ia menjelaskan, sebanyak 617 calon jemaah haji asal Maros akan diberangkatkan dalam delapan kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Makassar.

Baca Juga: Innalillah, FK UMI Berduka, Kabar Wafat dr Nesyana Nurmadilla Disampaikan Saat Wisuda

Sebaran jemaah haji Maros terdiri atas Kloter 14 sebanyak 387 jemaah, Kloter 16 sebanyak 71 jemaah, Kloter 20 sebanyak 65 jemaah, dan Kloter 26 sebanyak 16 jemaah.

Selanjutnya Kloter 31 sebanyak 39 jemaah, Kloter 37 sebanyak dua jemaah, Kloter 40 sebanyak 27 jemaah, serta Kloter 43 sebanyak 13 jemaah.

Ahmad juga menyebut setiap jemaah nantinya akan menerima uang saku atau living cost. Namun, pembagian uang saku tidak dilakukan di daerah, melainkan di Asrama Haji Sudiang Makassar.

“Living cost dibagikan di Asrama Haji Sudiang, jumlahnya sama seperti tahun lalu, yaitu 750 riyal per jemaah,” ujarnya.

Kegiatan pelepasan ini berlangsung khidmat dan turut dihadiri oleh keluarga jamaah serta jajaran pemerintah daerah. Momen ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan religius dalam pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros. ***