POJOKSULSEL, PAREPARE – Tepat di malam pergantian hari menuju 17 Februari, suasana di kawasan Mattirotasi terasa berbeda. Di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kota Parepare, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, resmi melantik 564 Ketua RT dan RW, Senin (16/2/2026) malam.

Prosesi pelantikan RT dan RW itu disaksikan ribuan masyarakat serta unsur Forkopimda Kota Parepare. Momen sakral tersebut menjadi simbol penguatan pelayanan publik dari level paling bawah.

Dalam sambutannya, Tasming Hamid menegaskan bahwa RT dan RW bukan sekadar perangkat administratif. Lebih dari itu, mereka adalah ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan persoalan warga, mulai dari urusan sosial hingga pemberdayaan ekonomi.

“564 Ketua RT/RW ini adalah garda terdepan untuk memback-up pemerintah, memberikan informasi yang baik kepada masyarakat dan mengawal serta melayani masyarakat agar mereka merasakan sentuhan pemerintah,” tegas Tasming Hamid dikutip rilis Humas Pemkot Parepare.

Sosok yang tercatat sebagai wali kota termuda dalam sejarah Parepare itu juga memberi perhatian khusus pada akurasi data penerima bantuan sosial. Menurutnya, RT dan RW adalah pihak yang paling memahami kondisi riil masyarakat di lingkungannya.

Baca Juga: Imlek 2026 dan Horizon Filsafat: Membaca Warisan Toleransi Abdurrahman Wahid secara Filosofis

“Kawal bantuan tepat sasaran karena Bapak/Ibulah yang lebih paham datanya. Musyawarahkan dengan kelurahan. Bisa jadi bulan ini tidak mampu, bulan depan sudah mampu. Atau sebaliknya, bulan ini mampu, bulan depan terpuruk. Upgrade data,” ujarnya, sembari memberi penegasan kepada para lurah agar aktif berkoordinasi.

Menariknya, Tasming memastikan seluruh RT dan RW kini mendapat perlindungan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Santunan sekitar Rp40 juta akan diberikan kepada ahli waris jika meninggal dunia saat menjalankan tugas.

“Baja sangadie napoleiki ajjaletta’ (besok atau lusa kematian menghampiri). Ini tidak diminta-minta. Kalau kita meninggal dalam keadaan bekerja melayani masyarakat, maka kita akan diberi santunan,” ucapnya, menggunakan bahasa Bugis yang menggugah suasana.

Tasming Hamid juga menyampaikan bahwa puncak perayaan HUT ke-66 Parepare akan dilanjutkan usai Ramadan, dan dijadwalkan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi demi masa depan kota.

Baca Juga: Ramadan 2026, Pertamina Tambah 426 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel Periode Februari

“Saya yakin dan percaya, jika kita punya komitmen bersama, kita akan wujudkan kota terbaik, sejahtera, dan maju,” tutup Tasming, yang dikenal dengan akronim TSM—Terbaik, Sejahtera, Maju. ***