POJOKSULSEL, BONE - Prof. Dr. Sarifa Suhrah, S.Ag., M.Pd.I., adalah perempuan pertama daftar bakal calon rektor Institut Agama Islam Negeri Bone (IAIN Bone) periode 2026-2030.
Prof. Sarifa Suhra tercatat sebagai bakal calon rektor kelima IAIN Bone periode 2026-2030. Ia mendaftar pada Senin (19/1/2026) di Gedung Rektorat.
Prof. Sarifa Suhra telah mendapat restu dari Rektor IAIN Bone Prof. Dr. H. Syahabuddin, M.Ag., untuk ikut dalam penjaringan bakal calon rektor.
Perempuan kelahiran Wajo itu, mengusung visi Malebbi, tagline dari moderat, adaptif, unggul dalam ekoteologi, berkarakter, berprestasi, dan inovatif.
Ia bertekad membawa IAIN Bone sebagai kampus Malebbi menuju universitas berkelas dunia pada tahun 2030.
Baca Juga: Mayoritas Madrasah! Ini 13 Satker Kemenag Sulsel Lolos Tahap Lanjutan Calon Pilot Project WBK 2025
Menurut Prof, Sarifa Suhra, istilah Malebbi bukan sekadar akronim, melainkan simbolisasi karakter mulia manusia yang baik.
"Saya ingin kampus IAIN Bone ini malebbi, berkeadaban. Kampus pengadereng," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Bone itu.
Visi strategis tersebut ia jabarkan ke dalam lima misi utama:
Pertama, penguatan kualitas akademik yang dimulai dari tenaga pendidik dan kependidikan sebagai figur teladan.
"Jadi dimulai dari sosok pendidik dan tendik. Karena mereka adalah role model atau karakter dalam sebuah perguruan tinggi," terangnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Suplai Hingga 1 Ton Beras ke Dapur Umum Tagana untuk Tim SAR Pesawat ATR
Misi selanjutnya mencakup dorongan terhadap penelitian ilmiah yang adaptif dan bermanfaat bagi umat, serta penguatan kemitraan strategis baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengembangan tata kelola perguruan tinggi yang profesional.
Poin terakhir yang ditekankan adalah pengembangan budaya kampus yang inklusif, yang dimulai dari proses hulu.
"Caranya kita memang mulai dari sejak penerimaan mahasiswa baru. Perbaiki, harus adil dan jujur termasuk pemberian beasiswa," tegasnya.
Ketua Panitia Penjaringan, Husain, S.Sos., M.Si., menyampaikan terima kasih atas partisipasi Prof. Sarifa yang menjadi pendaftar kelima dalam kontestasi ini.
"Terima kasih atas kesediaan Prof. Sarifa mendaftar dalam penjaringan bakal calon rektor," ujar Husain.
Baca Juga: Terapkan Skema Baru, Andi Sudirman Sulaiman Percaya Anak Muda Isi Jabatan di Sulsel
Inilah profil Prof. Sarifa Suhra dikutip laman kupipedia.id:
Nama: Prof. Sarifa Suhra
TTL: Tosewo Wajo, 31 Desember 1975
Pendidikan:
SD No. 113 Tosewo, Botto, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo (1981-1987).
Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Cabang No. 265 Tosewo (1983-1989).
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Pompanua, Ajangale, Bone (1989-1992)
Madrasah Aliyah (MA) Putri As’adiyah Pusat Sengkang mengambil Jurusan Syari’ah (1992-1995).
S1 Pendidikan Agama Islam IAIN Alauddin Makassar (1996-2000).
S2 IAIN Alauddin Makassar Pendidikan Islam dan Komunikasi Islam (2001-2003).
S3 UIN Alauddin Makassar Pendidikan dan Keguruan (2011-2014)
Riwayat Pekerjaan dan Organisasi:
Kepala Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Cabang No. 90 Tosewo (1995-1996)
Dosen STAI Al-Gazali Bulukumba (2003-2009)
Ketua Jurusan Tarbiyah STAI Al-Gazali Bulukumba (2007-2009)
Dosen STAIN Watampone (2009 hingga sekarang);
Sekretaris Umum PSW (Pusat Studi Wanita) STAIN Watampone
Editor Jurnal al-Nisa’ PSW (Pusat Studi Wanita) STAIN Watampone
Ketua I Muslimat NU Kab. Bone
Pembina Majelis Zikir dan shalawat az-Zikra Kab. Bone
Pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kab. Bone
Pengurus ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) Kab. Bone (2010-2015)
Ketua umum Hidmat (Himpunan Da’iyah)
Anggota Muslimat NU Bone periode (2017-2022),
Ketua Umum FKCA (Forum Kajian Cinta Al-Qur’an) Kab. Bone (2017-2022).
Ketua umum KOPRI (Korp PMII Putri) di tingkat Rayon Fakultas Tarbiyah (1997)
Komisariat IAIN (1998) dan Cabang Makassar (1999-2000) ***




