POJOKSULSEL, MAJENE - Presidium Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) telah terbentuk.
Hasil musyawarah besar menetapkan Suriani sebagai Ketua Umum Presidium Mahasiswa Unsulbar. Suriani berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Sementara itu, Aldi dari BEM Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum (Fisipkum) disepakati menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Umum Presidium Mahasiswa Unsulbar.
Pembentukan Presidium Mahasiswa Unsulbar diinisiasi oleh sembilan BEM Fakultas lingkup Unsulbar.
Baca Juga: Ali Yafid Tegaskan Layanan Kemenag Saat Natal dan Tahun Baru Harus Tertib dan Inklusif
Musyawarah Besar (Mubes) digelar di Aula Penginapan B’Nusabila Majene, Sabtu 20 Desember 2025.
Tema yang diusung dalam Mubes Presidium Mahasiswa Unsulbar, yaitu Menorehkan Sejarah, Menggerakkan Perubahan.
Kegiatan itu dihadiri Wakil Rektor III Unsulbar Jamil Barambangi bersama Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan.
Selain itu, hadir juga Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi, Wadek III Fakultas Ilmu Kesehatan, Wadek III Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Hukum, Wadek I Fakultas Ilmu Peternakan dan Perikanan, dan Ketua Kelompok Kerja Humas.
Baca Juga: Bullying Teologis: Membaca Ulang Polemik Ucapan Selamat Natal
Jamil Barambangi mengapresiasi langkah sembilan BEM Fakultas untuk menghidupkan kembali BEM Universitas
"Saya mengapresiasi kepada seluruh BEM Fakultas yang berinisiatif untuk membentuk Presidium Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat," kata Jamil Barambangi.
Ia menjelaskan, Presidium Mahasiswa Unsulbar akan menjadi wadah berkumpulnya semua BEM Fakultas. "Sehingga terjalin sebuah kebersamaan dalam menyikapi setiap masalah yang ada," katanya.
Jamil Barambangi juga menyorot tema Mubes Presidium Mahasiswa Unsulbar yang sangat tepat dengan melihat kondisi lembaga kemahasiswaan yang lama vakum
"Sebenarnya beberapa waktu yang lalu telah terpilih Ketua BEM Universitas tapi tidak kunjung dilantik," tegas Jamil Barambangi. ***




