POJOKSULSEL, MAROS - Sebanyak 118 mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Maros, Senin (28/7/2025).
Ratusan mahasiswa KKN dari Nobel Indonesia tersebut disebar di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Mallawa, Cenrana dan Camba.
Wakil Dekan I Fakultas Teknologi Industri Nobel Indonesia, Dr Ir Agunawan, mengatakan, para mahasiswa membawa misi pemberdayaan UMKM di masyarakat.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Terima Penghargaan BKKBN, Stunting Turun 4,1 Persen
Ia berharap mahasiswa KKN Nobel Indonesia dapat juga dilibatkan dalam kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan RI ke 80.
"Kalau bisa dilibatkan dalam 17 agustus itu lebih bagus lagi, silakan saja," kata Opa sapaannya, di Kantor Camat Mallawa.
Opa menegaskan, ciri kampus Nobel Indonesia adalah kewirausahaan. Iru sesuai jargon kampus Home for Entrepreneurs.
Baca Juga: Kemiskinan di Sulsel Terus Susut, Ini Datanya
Maka dari itu, kata dia, mahasiswa akan siap membantu dalam aspek pemasaran, branding maupun strategi marketing guna membantu pelaku UMKM diwilayah tersebut.
"Mereka ada satu program wajib yaitu seminar kewirausahaan. Kalau dirasa butuh level dikecamatan juga bisa , jadi mungkin bisa dipusatkan di sana (Camat Mallawa)," tambahnya.
Sementara, Sekertaris Camat Mallawa, Andi Ardin menyampaikan rasa bangganya bisa menerima Nobel Indonesia melakukan pengabdian selama dua bulan ke depan.
Dirinya pun tak menampik, bahwa ada beberapa produk, semisal jahe hingga kopi, dinilai perlu untuk dipasarkan dengan prosedur yang berlaku.
Ada beberapa desa itu mengalami kendala dalam pemasaran, tapi kami sudah ada relasi dan dikirim ke beberapa daerah.
"Tapi tentu berharap kepada Mahasiwa Nobel nantinya bisa memberikan edukasi pada masyarakat tentang bagaimana pembuatan kemasan yang baik, dan pembuatan izin usaha sehingga produk kami bisa diterima secara luas," kata Ardin.
Seusai pengarahan, sejumlah delegasi Nobel Indonesia menyerahkan rompi KKN secara simbolis.
***




