POJOKSULSEL, PAREPARE – Pemkot Parepare kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan. Untuk kesekian kalinya, kota yang dipimpin Tasming Hamid itu berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.
Predikat tertinggi dalam audit pengelolaan keuangan daerah tersebut diserahkan langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan dalam agenda resmi penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) di Makassar, Rabu (4/6/2025).
Wali Kota Parepare Tasming Hamid menerima langsung penghargaan tersebut. Ia menyebut capaian ini bukan sekadar prestasi administratif, melainkan bukti nyata komitmen Pemkot Parepare dalam menjalankan roda pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: Rektor Unismuh Lantik 7 Dekan, Direktur Pascasarjana dan 17 Pimpinan Badan-Lembaga, Ini Daftarnya
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sulsel atas kerja keras dan dedikasinya dalam menyelesaikan pemeriksaan. Capaian ini adalah buah dari kerja sama dan sinergi antara eksekutif dan legislatif,” tegas Tasming Hamid dikutip rilis Humas Pemkot Parepare.
Ia menyebut opini WTP bukan sekadar simbol, tapi indikator integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan publik.
Tak hanya itu, Tasming juga menegaskan bahwa raihan ini merupakan bagian dari upaya serius menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Baca Juga: Unhas, UIN Alauddin Makassar, Unsulbar Buka Jalur Mandiri, Cek Syarat dan Jadwalnya
“Opini WTP ini sekaligus memperkuat tekad kami untuk terus memperbaiki layanan publik dan mempercepat pembangunan,” ujarnya.
Opini WTP sendiri diberikan oleh BPK kepada pemerintah daerah yang laporan keuangannya dianggap telah disusun dan disajikan secara wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, ikut memberikan apresiasi atas keberhasilan Pemkot Parepare meraih WTP.
Baca Juga: Jelang Iduladha, Wali Kota Makassar Sidak Pasar Terong: Harga Pangan Masih Terkendali
Ia menyebut, capaian tersebut adalah buah dari kolaborasi yang baik antar semua lini pemerintahan.
“Kalau masih ada daerah yang belum meraih WTP, artinya mereka belum memenuhi standar. Maka kita patut bersyukur Parepare bisa membuktikan diri sebagai kota dengan tata kelola keuangan yang sehat dan akuntabel,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemkot dalam menjaga ritme dan kontrol terhadap penggunaan anggaran daerah.
“Ini bukan kerja satu pihak, tapi hasil kolaborasi. Komunikasi antara legislatif dan eksekutif jadi kunci keberhasilan,” tutupnya.
Dengan pencapaian ini, Parepare semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang tak hanya unggul dalam pelayanan publik, tapi juga dalam pengelolaan keuangan yang bersih dan berintegritas.
***




