POJOKSULSEL, GOWA – Di usia yang masih belia, Nurul Qiyanah Rustam sudah mencatatkan prestasi luar biasa. Pelajar asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini kini dipercaya sebagai Pengurus Forum Anak Nasional (FAN) periode 2025–2027. Namanya semakin bersinar sebagai representasi suara anak-anak Indonesia.
Lahir di Gowa, 9 Januari 2009, Nurul Qiyanah adalah putri dari pasangan Rustam Siddiq dan Sunarti Rustam. Ia memulai pendidikan di SD Inpres Biringkaloro, lalu melanjutkan ke SMPN 1 Pallangga, dan kini menempuh pendidikan di SMAN 1 Gowa (Salis).
Tak hanya unggul secara akademik, Nurul Qiyanah juga aktif di organisasi. Sejak 2024, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua OSIS.
Namun prestasinya tak berhenti di lingkup sekolah. Nurul, sapaan akrabnya, konsisten mengangkat isu-isu anak hingga ke tingkat nasional.
Baca Juga: Sitti Sutinah Suhardi Cek Pasar Tradisional, Minyak hingga Gas Disubsidi
Kariernya dimulai saat terpilih sebagai Duta Anak Kabupaten Gowa tahun 2023. Setahun berselang, ia didapuk menjadi Ketua Forum Anak Hasanuddin Tamala'jua (Fahasta) dan juga menjabat sebagai pengurus Forum Anak Sulsel (FASS).
“Tujuan saya sederhana. Saya ingin mewakili suara anak-anak Indonesia, terutama mereka yang belum punya ruang untuk bicara,” ujar Nurul dengan penuh keyakinan.
Perjalanan Nurul menunjukkan bahwa keberanian, kepedulian, dan semangat bisa membawa perubahan, bahkan dari tangan seorang remaja. Sosoknya kini menjadi inspirasi bagi banyak pelajar di Sulawesi Selatan dan Indonesia.
Apresiasi datang dari berbagai pihak, termasuk dari tokoh pemuda Sulsel sekaligus pengurus IKA PMII Cabang Gowa, Asrul Daeng Limpo.
Baca Juga: 26 Sapi Kurban Disiapkan Pemprov Sulsel, Gaungkan Iduladha Ramah Lingkungan dengan Cara Ini
Ia menilai keterlibatan Nurul di Forum Anak Nasional bisa menjadi gerbang perubahan untuk pemenuhan hak-hak anak secara berkeadilan.
“Harapannya, Forum Anak bisa berperan menekan angka kejahatan yang melibatkan anak-anak, seperti yang sering viral di media sosial belakangan ini,” tegasnya.
Dengan peran strategis di tingkat nasional, Nurul Qiyanah Rustam menegaskan bahwa anak muda tak hanya bisa bersuara, tapi juga menjadi bagian dari solusi.
***




