POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dirreskrimsus Polda Sulbar, AKBP Porf Saprodin memimpin pengungkapan besar oli ilegal di sebuah gudang pupuk di Wonomulyo, Polewali Mandar, Minggu (25/5/2025).
Penggerebekan gudang pupuk di bawah komando Prof Saprodin, ditemukan ratusan kardus oli diduga ilegal.
Prof Saprodin mengatakan, total oli ilegal tak tanggung-tanggung: 928 kardus. Seluruh kardus berisi oli tanpa standar SNI dan segel resmi. Label yang digunakan pun menyerupai produk asli.
“Isi dus bervariasi, tergantung merek dan jenis. Tapi rata-rata tidak sesuai standar dan diduga kuat barang palsu,” ungkap Saprodin.
Sosok Prof Saprodin
Prof Saprodin bukan sosok sembarangan. Ia adalah guru besar hukum Univeritas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.
Prof Saprodin merupakan guru besar ke 56 Unissula yang fokus pada penanganan terorisme.
Baca Juga: Direktur GTK Kemenag Ungkap Kunci Keunggulan Madrasah, Thobib Al Asyhar Tegaskan Poin Penting Ini
Gelar guru besar kehormatan diberikan kepada Saprodin pada 22 April 2024.
Ia menyampaikan orasi ilmiah berjudul Rekonstruksi Kebijakan Penanganan Pencegahan Terorisme di Indonesia Yang Berbasis Nilai-nilai Keadilan Pancasila.
Melansir laman Unissula, gelar profesor kehormatan bidang hukum layak disandang Saprodin.
Itu karena ia gagasan baru khususnya yang berkaitan dengan penanganan terorisme.
Baca Juga: Disdik Sulsel Gunakan TPA di SPMB 2025, Hanya Berlaku di Jalur Tertentu, Apa Saja?
Juga sejumlah karyanya, berupa tulisan ilmiah di jurnal internasional, menulis sejumlah buku, dan memiliki dedikasi tinggi dalam membangun bangsa dan negara dalam bidang keamanan dan ketertiban.
Rektor Unissula Prof Gunarto mengatakan, tugas guru besar harus memberikan kontribusi nyata untuk kepentingan kemanusisan dan bermartabat bagi bangsa dan negara.
***




