POJOKSULSEL, MAKASSAR - Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan kerja ke PT Kawasan Industri Makassar (KIMA).
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Tasming Hamid bersama jajaran Kepala OPD Pemkot Parepare, disambut langsung oleh Komisaris PT KIMA, Sugianto Wahid.
Tasmih Hamid mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki kemungkinan kerja sama dalam pengelolaan dan pengembangan Kawasan Baru KIMA (New KIMA).
Tasming Hamid menyampaikan pentingnya melanjutkan inisiatif pembangunan kawasan industri dengan pendekatan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap tantangan masa kini.
"Ini ada pola baru yang bisa melanjutkan kembali upaya pemerintahan sebelumnya. Mudah-mudahan ada kolaborasi yang baik dengan PT. KIMA," ujar Tasming Hamid.
Dalam kesempatan tersebut, Tasming Hamid menekankan komitmen Pemkot Parepare untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi lahan-lahan tidak produktif yang tersebar di wilayahnya.
"Kami punya banyak lahan tidur. Kami akan ekspose bagaimana bisa dimanfaatkan ke depan," katanya.
Menanggapi hal ini, Komisaris PT KIMA, Sugianto Wahid, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Pemerintah Kota Parepare. Ia menegaskan bahwa PT KIMA siap menjadi mitra strategis dalam berbagai bentuk kolaborasi, baik sebagai partner maupun mentor.
"Kami siap menjadi partner, mentor, dan berkolaborasi dalam hal apapun dengan Pemerintah Kota Parepare. Namun, tentu harus ada MoU sebagai payung hukum kerja sama ini," ungkap Sugianto Wahid.
Lebih lanjut, Sugianto Wahid menilai, Kota Parepare memiliki posisi geografis yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan industri baru, meskipun ia juga mengingatkan tentang tantangan infrastruktur yang perlu mendapat perhatian.
"Saya optimis Parepare akan berkembang sebagai kawasan industri. Kami akan mengecek lagi secara regulasi apakah memungkinkan atau tidak," tutup Sugianto Wahid.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal bagi Parepare untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri di Sulawesi Selatan.
***




