POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menegur tiga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulbar terkait pengggunaan anggaran.

Teguran itu disampaikan SDK saat mengumpulkan pimpinan OPD Pemprov Sulbar dalam rapat pimpinan di Ballroom Andi Depu Senin (17/3/2025).

Tiga OPD Pemprov Sulbar yang ditegur SDK, yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pertanian, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Ia mengatakan, DPMD Sulbar mengalokasikan anggaran yang bukan kewenangannya. Sementara, Dinas pertanian dinilai tidak loyal.

Baca Juga: SNBP 2025: Ini Daftar Link Mirror untuk Cek Pengumuman Jika Situs Utama Down

"Karena memang, seperti PMD mengalokasikan anggaran yang bukan kewenangannya. Itu jelas melanggar. Kemudian pertanian yang oleh Pak Pj Bahtiar merasa tidak loyal. Itu saya tegur," kata SDK dilansir laman Pemprov Sulbar.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Sulbar tidak hadir rapat pimpinan. Hanya menugaskan Sekdis.

Suhardi Duka meminta kepada Disdikbud Sulbar supaya tidak bermain-main dengan kebijakan.

"Kita harus on the track dengan aturan yang ada," ungkapnya.

Baca Juga: Pengumuman Hasil SNBP 2025: Jadwal, Link, dan Semua yang Perlu Kamu Tahu

Pada kesempatan itu, SDK ingin supaya seluruh pimpinan OPD Pemprov Sulbar loyal terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban.

"OPD dimana tugasnya kita harus berikan. Kemudian loyalitas pada tugas, bukan pada SDK, tapi pada pencapaian tujuan yang telah kita tentukan bersama. Itu yang kita harapkan," tutur SDK.

SDK didampingi Salim S Mengga memimpin rapim pembahasan dan penyampaian kesimpulan akhir tentang evaluasi kinerja pembangunan serta penjelasan alokasi anggaran penyesuaian terhadap Inpres nomor 1/2025.

SDK mengatakan terdapat anggaran Rp 299.786.976.119 dari hasil efisiensi.

Anggaran hasil efisiensi tersebut haeus dialokasikan pada belanja prioritas yang tertuang dalam lima misi (panca daya) pembangunan Sulbar.

SDK mengungkapkan, pengelolaan anggaran harus dilakukan dan dimanfaatkan dengan baik seluruh OPD demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita dalam mengelola anggaran harus berpikir sejauh mana bisa dimanfaatkan dengan baik," kata SDK.

***