POJOKSULSEL, GOWA - Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sultanbatara) melaksanakan bootcamp bareng jurnalis di Malino.

Bootcamp Konsorsium PTV Sultanbatara bertajuk sinergi Perguruan Tinggi Vokasi, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha Dunia Industri, Media dan Komunitas Lokal, diikuti oleh 15 wartawan media online dan media cetak selam dua hari, Sabtu-Minggu (2-3/11/2024).

Penanggungjawab Bootcamp Konsorsium PTV Sultanbatara, Dewi Andriani mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kemitraan antara Perguruan Tinggi Vokasi dengan media.

"Kami berharap bahwa adanya teman-teman media dapat membantu publikasi tentang pendidikan vokasi yang lebih baik lagi dan lebih luas lagi," kata Dewi Andriani yang juga Wadir II Politeknik Bosowa.

Baca Juga: Sindiran RMS ke Azhar Arsyad Jadi Bumerang, Naikkan Militansi DIA di Pilgub Sulsel

Dewi Andriani mengatakan, publikasi tentang pendidikan vokasi memamg sudah perlu masif dilakukan.

Terlebih, dalam mempersiapkan generasi Indonesia emas 2045, yaitu 70 persen usia produktif akan menjadi tenaga kerja di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Konsorsium PTV Sultanbatara, Baso Nasrullah mengatakan, pendidikan vokasi telah mengalami perubahan yang sangat signifikan.

Saat ini, kata Baso Nasrullah, pendidikan vokasi memiliki jenjang pendidikan dari sarjana terapan hingga doktor terapan.

Baca Juga: Membangun Komunikasi Politik Santun Berbasis Kearifan Lokal Bugis

Ia menegaskan, perkembangan pesa pendidikan vokasi dalam dua tahun terakhir ini, menjadikannya sejajar dengan pendidikan akademik.

"Sekarang berubah. Sekarang ada sarjana terapan. Meningkat ke magister terapan dan doktor terapan," kata dia.

Karena itu, lanjut Baso Nasrullah, perkembangan pesat pendidikan vokasi harus didukung dengan publikasi masif ke masyarakat.

Ia menegaskan, Konsorsium PTV Sultanbatara bertekad memasifkan publikasi, terkait perkembangan positif pendidikan vokasi kepada publik.

"Teman-teman media yang bisa membantu kami mempromosikan hal-hal baik ke masyarakat, apa yang masyarakat belum tahu banyak tentang pendidikan vokasi," kata dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) itu.

Pada kesempatan itu, Baso Nasrullah mengakui, jika pendidikan vokasi belum setenar akademik.

Karana itu, mendorong kemitraan strategis, termasuk media adalah salah satu program visitasi Konsorsium Sultanbatara Batara.

"Program ini tujuannya adalah untuk membangun kemitraan bersama sebagai stakeholder dalam membangun daerah, ada mitra kita, ada industri, ada pemerintah daerah, ada komunitas, ada media sebagai mitra strategis kita semua," tambahnya.

Baca Juga: Hadir di Kota Makassar, Gerakan #DiIndonesiaAja LPS Travel Fair 2024 Target Transaksi Rp5 Miliar

Bootcamp konsorsium PTV Sultanbatara juga dihadiri perwakilan dari empat kampus, yaitu Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Politeknik Bosowa, Politeknik Negeri Pangkep, dan Politeknik Bombana

***