POJOKSULSEL, MAKASSAR - Rektor Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), Dr Hj Chuduriah Sahabuddin merasa bangga atas dilantiknya Basnang Said sebagai Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Rabu (31/7/2024).

"Jadi alhamdulillah kami semuanya pasti, civitas academica Unasman sangat bersyukur dan berbangga, karena salah satu dosen kami yang pernah mengabdi di Unasman diberikan amanah menjadi direktur di Kemenag RI," kata Rektor Unasman Chuduriah Sahabuddin merespons pelantikan Basnang Said.

Chuduriah Sahabuddin mengatakan, pelantikan Basnang Said sebagai Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI menjadi kebanggaan tersendiri di lingkungan Unasman.

Baca Juga: Operasi Pekat Lipu 2024: Daftar 7 Kasus Terbanyak Diungkap Polda Sulsel, 847 Orang Ditangkap

"Dan ini menjadi motivasi bagi teman-teman yang lain siapa tahu ada rejeki, siapa tahu diberikan amanah tugas di sana, ya banggalah," kata Chuduriah Sahabuddin.

Ia menjelaskan, Basnang Said menjadi bagian dari Universitas Al Asyariah Mandar saat kampus swasta terbesar di Sulawesi Barat, itu berdiri di tahun 2004.

Saat itu, kata Rektor Unasman, Basnang Said dipercaya memegang amanah sebagai Direktur Pesantren Mahasiswa Universitas Al Asyariah Mandar sembari menjadi dosen.

Baca Juga: BNPB Asesmen Tiga Kabupaten Terdampak Bencana di Sulawesi Selatan

"Beliau itu sebelumnya jadi dosen biasa. Karena kan dulu pertama kali ada fakultas agama di Unasman itu kan, Pak Dr Zein yang jadi dekan. Beliau jadi dosen biasa. Beliau jadi Direktur Pesantren Mahasiswa Unasman," ungkap Chuduriah Sahabuddin.

Setelah itu, Basnang Said diangkat sebagai Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Al Asyariah Mandar.

Jabatan sebagai Dekan FAI Unasman diemban Basnang Said hingga 2014. Saat itu, ia berkarier di Kemenag RI sebagai Kepala Seksi Kurikulum dan Pendidikan Madrasah.

Baca Juga: Siswa dan Mahasiswa Kembangkan Solusi Berbasis IoT dan AI di Samsung Innovation Campus

"Ketika beliau dipanggil untuk mengabdi di Kementerian Agama RI, sebenarnya kami itu berat melepaskan Pak Basnang meninggalkankan Unasman, karena kita kan punya aset ya," cerita Chuduriah Sahabuddin kepada pojoksulsel.

"Tapi karena kami, saya dengan Pak kiyai sebagai ketua Yayasan menganggap bahwa kita kan tidak boleh menahan kariernya orang, kita juga ingin lihat Pak Basnang berkembang lebih maju pasti. Jadi kita kasih ijin pindah meninggalkan kampus," tambah Rektor Universitas Al Asyariah Mandar.

Pada kesempatan yang sama, Chuduriah Sahabuddin mengungkap pribadi Basnang Said yang ramah.

Ia mengatakan, Basnang Said begitu disenangi oleh mahasiswa maupun para dosen Unasman.

"Karena beliau itu seperti tidak ada jarak dengan mahasiswa dan teman-temannya sesama dosen," katanya.

Baca Juga: Keren! Kabupaten Maros Tertinggi Cakupan PIN Polio Tahap Pertama di Sulawesi Selatan

"Beliau itu orangnga ramah. Banyak membimbing, banyak memberikan nasihat. Dekan Fakultas Agama Islam Unasman," ungkap Rektor Unasman Chuduriah Sahabuddin. ***