POJOKSULSEL, MAROS - Bupati Maros Chaidir Syam memaparkan capaian indek pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten Maros.
Chaidir Syam mengatakan, peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Maros sangat signifikan, dari 29,90 pada tahun 2021 menjadi 83,57 pada tahun 2023.
Hal ini dicapai melalui berbagai inisiatif, termasuk peningkatan fasilitas perpustakaan, penyediaan buku, dan peningkatan insentif bagi pengelola perpustakaan desa.
Baca Juga: Bupati Luwu Utara Launching Lima Aksi Perubahan, daro Rentenir hingga Rindu Si-Modis
Bahkan, DPRD Maros menyetujui penganggaran sebesar Rp2 miliar untuk buku dan rak di 15 perpustakaan desa pada tahun 2024.
Tidak hanya bekerja sama dengan pemerintah, Pemkab Maros juga menggandeng sektor swasta, yang telah memberikan dukungan berupa sumbangan kursi dan material lain untuk perpustakaan daerah.
Melalui forum CSR, Pemkab Maros terus mendorong perusahaan untuk berkontribusi dalam penguatan literasi.
Chaidir Syam menutup presentasinya dengan menegaskan bahwa komitmen Pemkab Maros dalam meningkatkan literasi bukan sekadar kebijakan populis, melainkan sebuah langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia berharap program ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat literasi masyarakat.
Sementara itu, Di antara lebih dari 500 kabupaten yang menjadi mitra Perpusnas, Maros dianggap sebagai salah satu yang menunjukkan kemajuan signifikan.
Baca Juga: Hore... Senat UIN Alauddin Makassar Setujui Pembelajaran Jarak Jauh Prodi Ilmu Perpustakaan
Menurut Konsultan Transformasi Perpusnas RI, Gutriyana, komitmen Bupati Maros dalam memajukan literasi sangat terlihat jelas melalui berbagai kebijakan dan program yang dijalankan.
Diketahui, Bupati Maros, Chaidir Syam, menjadi pembicara dalam pertemuan nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
Acara Perpusnas bertema "Bergerak Bersama untuk Akselerasi Penguatan Literasi Masyarakat" ini mengundang para pemangku kepentingan untuk berdiskusi tentang program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Jumat (26/7/2024).
Dalam kesempatan ini, Bupati Maros, Chaidir Syam memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Maros untuk meningkatkan literasi masyarakat. ***




