POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sidrah Rahman adalah Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, yang fokus pada pengentasan baca tulis Alquran di kalangan lansia.

Sidrah Rahman terus berupaya melakukan kegiatan dalam program peningkatan literasi Alquran sejak jadi peyuluh agama Islam tahun 2005.

Menurut Sidrah Rahman, program peningkatan literasi Alquran yang dijalankannya sebagai penyuluh agama Islam, sejalan dengan program pemerintah daerah Kabupaten Soppeng nomor 8 tahun 2014 tentang baca tulis Alquran.

Baca Juga: Masih Ada Waktu, Batas Akhir Pendaftaran SMM Tes UIN Alauddin Makassar Sampai 12 Juli

"Jadi saya punya program ini bagaimana mengentaskan baca tulis Alquran, khusus bagi masyarakat Lansia di Kecamatan Marioriwawo," kata Sidrah baru-baru ini kepada wartawan pojoksulsel.

Selain mengajar lansia membaca Alquran, Sidrah juga punya inovasi bagaimana memotivasi mereka mampu menulis Alquran.

Ia mengatakan, jamaah lansia dibina saat ini berjumlah 254 yang tersebar pada sepuluh titik.

Baca Juga: Kenalkan Zidan Akbar Asis, Peraih Medali Emas Cabor Tenis Meja di Poros Intim

Di antara mereka sudah ada beberapa yang mampu menulis Alquran. Bahkan sudah ada yang bisa membuat kaligrafi sederhana.

"Jadi, akselerasi saya itu percepatan baca dan tulis Alquran, tapi khusus bagi masyarakat Lansia," ungkapnya.

Sidrah saat ini pun masuk dalam 10 nomine PAI Award 2024 kategori peningkatan literasi Alquran.

Baca Juga: Porkab Maros, Tanralili Raih Medali Emas Pertama, Marusu di Puncak Klasemen

Sidrah menulis makalah berjudul "Akselerasi Baca Tulus Alquran Pendekatan Model Sidrah bagi Lansia Kecamatan Marioriwawo".

Pendekatan model Sidrah adalah singkatan dari wisata religi.

"Jadi saya berinovasi membawa Lansia ini sekali-kali tadabur alam sambil tadabbur Alquran," katanya.

Pada pendekatan model Sidrah yakni mengajar di tempat terbuka, seperti di bendungan maupun di tempat-tempat wisata. Sudah lima kali dilakukan tadabur alam sejak sejak tahun 2018.

Pendekatan lain adalah pendekatan digital. Pendekatan digital mulai diterapkan sejak masa Covid-19. Lansia tetap bisa melakukan bimbingan penyuluhan dengan cara merekam suara.

"Sampai hari ini kalau ada yang tidak sempat imht mengaji, pendekatan digital tetap saya lakukan," kata Sidrah.

Baca Juga: Gelora dan Golkar Perkuat Komitmen Koalisi, Lihat Kekompakan Zainal Abidin dan Samsul Mahmud Salam Komado

Ada juga pendekatan nada dan dakwah. Yaitu mengaji diselingi selawat. Ada juga perkenalan huruf-huruf dengan nada.

Ada pendekatan rileks, yaitu santai bermakna. Menghadapi lansia tidak bisa duduk lama harus bisa menyesuaikan. Lansia tidak boleh ditekan

"Jadi terserah mereka mau meluruskan kaki, bahkan di antara mereka ada yang biasa baring," ungkap Sidrah.

Baca Juga: Gelora dan Golkar Perkuat Komitmen Koalisi, Lihat Kekompakan Zainal Abidin dan Samsul Mahmud Salam Komado

Pendekatan lain yang dilakukan Sidrah adalah door to door melakukan penyuluhan peningkatan literasi Alquran. ***