POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Wonomulyo, Muhammad Hatta, bersyukur Aditya Bagaskara dipilih untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional tahun 2024.
"Alhamdulillah kami tentu sangat bersyukur ada anak-anak kami yang bisa membawa nama baik, baik itu di keluarganya, nama sekolahnya, nama daerahnya," kata Kepsek SMAN 1 Wonomulyo kepada wartawan pojoksulsel, Sabtu (25/5/2024).
Ia berharap semoga Aditya Bagaskara yang baru duduk di Kelas X SMAN 1 Wonomulyo dapat lolos seleksi Paskibraka tingkat nasional.
Baca Juga: Rosmini Amin Ingatkan Bahawan Jaga Status Akreditasi Unggul UIN Alauddin Makassar
Muhammad Hatta mengatakan, pihak sekolah tentu memberikan dukungan moril maupun materiil.
"Tentu kami sangat mendukung karena memang kita harapkan agar siswa bisa berprestasi," katanya.
Pada kesempatan yang sama, ia mengaku mengenal dengaan baik Aditya Bagaskara.
Baca Juga: Mahasiswi UIN Alauddin Chayra Safana Nuramni Raih Juara 2 Duta Genre Sulsel 2024
Muhammad Hatta mengibaratkan, remaja 16 tahun itu seperti satu mutiara yang ada bertebaran pada sebagian mutiara yang lain.
"Inilah kira-kira begitu, itulah anak itu, dia diam tetapi bercahaya. Pribadinya cukup baik," katanya.
Pemprov Sulbar memilih Aditya Bagaskara dari SMAN 1 Wonomulyo ikut seleksi Paskibraka Nasional tahun 2024, setelah melalui tahapan seleksi ketat di tingkat provinsi.
Baca Juga: Indah Minta Telkomsel Perluas Jaringan Telekomunikasi di Luwu Utara
Sementara itu, Aditya Bagaskara mengaku bangga karena berhasil dipilih untuk ikut seleksi nasional Paskibraka Nasional tahun 2024.
Ia mengatakan, pencapaiannya hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan orang kedua orang tuanya.
"Karena support orang tua sehingga saya bisa berjuang, karena orang tua, saya juga bisa lolos sampai ke titik ini," kata Aditya kepada wartawan pojoksulsel, Sabtu (25/5/2024).
Diketahui, Aditya Bagaskara adalah utusan Pemprov Sulbar untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional.
Ia bersama tiga siswa-siswi lainnya, yaitu Marven Caesareo asal Kabupaten Mamasa, Aprilia Arsi Maharani asal Kabupateb Majene, dan Mutiara Wasilah asal Kabupaten Mamuju. ***




