POJOKSULSEL.com, PAREPARE - Sekretaris Daerah Kota Parepare, Muh Husni Syam membuka kegiatan Musrenbang Perempuan.

Acara tersebut digelar di Balai Ainun Habibie, Kamis(14/3/2024). Kegiatan tersebut bekerjasama dengan BaKTI-YLP2EM melalui program inklusi.

Baca Juga: Daftar Lima Pj Kepala Desa di Kabupaten Mamuju yang Dilantik Sitti Sutinah Suhardi

Kepala Bappeda Pemkot Parepare, sejumlah kepala SKPD, dan organisasi perempuan se Kota Parepare juga turut hadir.

Pada kesempatan tersebut Pj Wali kota Parepare melalui Sekretaris Daerah mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang oleh Bappeda yang dilaksanakan sejak tahun 2017.

Baca Juga: Pelunasan Ibadah Haji 2024 Tahap 2 Dibuka Mulai Hari Ini, Batas Pembayaran Hanya Sampai 26 Maret, Catat Waktunya...

Musrenbang Tahun ini mengusung tema “Perempuan bergerak, perempuan berusaha menuju masyarakat Sejahtera”

Muh Husni Syam mengatakan, Musrenbang ini merupakan komitmen Pemerintah untuk bagaimana mengoptimalkan peran perempuan di Kota Parepare.

"Pak Pj. Wali kota berharap agar peran perempuan dapat lebih dioptimalkan dalam rangka parepare ini bisa lebih baik," jelas Husni Syam.

Baca Juga: Lengkap, Jadwal Imsakiyah 1 Sampai 5 Ramadhan 2024 Untuk Kota Makassar dan Sekitarnya

Musrenbang perempuan ini kata dia dapat menjadi sarana yang efektif untuk mempertemukan SKPD untuk membahas isu-isu, saran dari keterwakilan perempuan khususnya bagaimana optimalisasi pengarusutamaan gender di Kota Parepare.

Sementara Kepala Bappeda Kota Parepare Zulkarnaen mengatakan, Musrenbang Perempuan merupakan amanah dalam Perda nomor 2 tahun 2020 terkait dengan sistim perencanaan pembangunan daerah yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Pemkot Parepare Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Menteri Kesehatan RI

"Musrenbang Perempuan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2024, dimana kami nanti akan mengkombinasikan dengan Musrenbang anak hingga ke Musrenbang Kota. Jadi disini kami libatkan SKPD untuk mendengar isu-isu atau permasalahan yang disampaikan oleh para delegasi perempuan," papar Zulkarnaen.

Pemerintah Kota dan DPRD juga kata dia telah menetapkan pagu indikatif wilyah sebesar Rp 3,1 miliar, dan 15 persen diberikan untuk Perempuan, Disabilitas dan Anak.

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulsel, Berlangsung hingga Dini Hari, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

" 15 persen dari pagu indikatif wilayah yang ditetapkan, itu untuk perempuan, anak dan disabilitas. Jadi 15 persennya dibagi tiga maka 5 persen dari itu sudah siap anggarannya untuk perempuan," tutupnya.