POJOKSULSEL.com, PAREPARE - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo hadir langsung dalam Workshop Penguatan Inovasi Daerah yang diadakan Pemerintah Kota Parepare melalui Bappeda.

Workshop dibuka Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare.

Baca Juga: Pemkot Parepare Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo dalam kesempatan itu, mengapresiasi sekaligus mendukung gerakan inovasi di lingkungan Pemkot Parepare, salah satunya dengan membudayakan semangat one agency one innovation (satu instansi satu inovasi) setiap tahun.

"Workshop Penguatan Inovasi Daerah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat ini sangat bagus. Ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan untuk memotivasi dan mendorong kreativitas setiap instansi untuk terus berinovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," puji Yusharto.

Baca Juga: Kabupaen Maros, Daerah Ramah Investasi Bagi Pengembang Properti

Sementara Akbar Ali yang juga Kepala Pusat Strategi Kebijakan Politik Hukum dan Pemerintahan Dalam Negeri BSKDN Kemendagri, dalam sambutannya berharap, agar para ASN terus menghadirkan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap jajaran ASN Pemerintah Kota Parepare dapat terus berinovasi untuk meningkatkan daya saing daerah serta kesejahteraan masyarakat,” pinta Akbar Ali.

Baca Juga: Selamat! Pemkot Parepare Raih Piala Anugerah Adipura yang ke-15

Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun dalam laporannya mengemukakan, untuk menyikapi tuntutan pelayanan kepada masyarakat, Pemkot Parepare berupaya untuk mendorong semangat berinovasi dan membudayakan semangat one agency one innovation (satu instansi satu inovasi) setiap tahun dengan tetap mengedepankan pelayanan publik yang berkualitas.

Baca Juga: Belum Gajian 3 Bulan, Pemain PSM Makassar Mogok Latihan Jelang Laga Melawan PSS Sleman

"Penyelenggaraan Workshop Penguatan Inovasi Daerah ini dimaksudkan agar para inovator SKPD dan UPTD mampu memahami dan melengkapi data untuk menunjang dan mengungkit indeks inovasi daerah tahun 2024. Tujuannya, untuk mendorong dan memotivasi SKPD dan UPTD/Kelurahan dalam meningkatkan kreativitas dalam penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian menyebarluaskan hasil inovasi yang dapat mendorong SKPD untuk mereplikasi inovasi sesuai dengan kebutuhan SKPD," papar Zulkarnaen.

Baca Juga: Luwu Utara Tuan Rumah Pelatihan 77 Pelatih dan Wasit Voli se-Sulsel

Zulkarnaen menekankan, Workshop Penguatan Inovasi ini sebagai persiapan dalam rangka penilaian inovasi dan pengukuran indeks inovasi 2024. Karena salah satu kebijakan Pemkot dalam penguatan inovasi adalah pelaksnaan penilaian inovasi dan pengukuran indeks inovasi.

Ini dilakukan sebagai bentuk pemberian penghargaan kepada SKPD, UPTD/Kecamatan, Kelurahan, Puskesmas, dan sekolah yang melaksanakan dan mengembangkan inovasi di lingkungan kerjanya.

Workshop Penguatan Inovasi Daerah turut dihadiri Sekda Parepare Muh Husni Syam, dan para peserta workshop yakni pejabat administrator setiap SKPD dan Setdako, UPTD SMP dan SD, UPTD Puskesmas, UPTD SKPD, dan pejabat Kelurahan. ***