POJOKSULSEL, SIDRAP - Petani di Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, menanam pisang cavendish tumpang sari tanaman kacang tanah.

Metode tumpang sari cavendish dan kacang tanah adalah upaya petani di Desa Buae, Sidrap, menunggu untuk panen pisang.

Kepala Desa Buae Laupe Umar, mengatakan, tanaman pisang cavendish butuh waktu tujuh hingga delapan bulan baru panen. Karena itu, perlu metode tumpang sari kacang tanah yang panennya jauh lebih cepat.

Baca Juga: Bappeda Lakukan Konsultasi Publik Bahas RPJPD Kota Parepare Tahun 2025-2045

Ia mengatakan, petani perlu melakukan langkah strategis mendapatkan hasil lain sebelum panen pisang tiba. Strateginya melalui pola tanam kacang.

"Ada kacang tanah, jagung dan merealisasikan program Pak Gubernur, termasuk dengan tumpang sari seperti yang dilakukan sekarang," kata Kepala Desa Buae, Laupe Umar.

Sementara itu, La Mallepe, seorang petani, mengatakan, tanaman pisang sangat menjanjikan. Menanam pisang satu kali, bisa panen seterusnya.

Baca Juga: Puji Prestasi Desa Bontosunggu, Basli Ali Ajak Pemdes di Kepulauan Selayar Terus Perkuat Pelayanan Masyarakat

Sebab pisang tidak akan mati sebelum dia berbuah dan memiliki anak atau tunas terlebih dahulu. Harganya di pasaran, khususnya cavendish juga tinggi.

"Ini menjanjikan saya lihat. Mudah-mudahan ekonomi masyarakat Desa Buae ini bisa meningkat dengan tanam pisang Cavendish ini," kata salah satu petani, La Mallepe, di sela kunjungan kerja Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, di Kabupaten Sidrap, Kamis (11/1/2024).

Sementara, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyatakan, kegiatan ini melanjutkan program ketahanan dan kedaulatan pangan.

"Bahwa kita mendukung pengembangan tanaman padi, jagung, yang ada di Sulsel, apalagi Sidrap ini lumbungnya," ucapnya.

Baca Juga: Respons Terbaru Andi Amar Soal Rumor Akuisisi PSM Makassar: Tunggu Tanggal Mainnya Aja!

Bahtiar Baharuddin bersama Pj Bupati Sidrap, Kepala OJK Sulselbar, serta Kepala BPS Sulsel hadir langsung melakukan penanaman.

"Kami bawa teman-teman OJK dan BPS. Kita perlihatkan beberapa peluang ekonomi yang bisa kita masyarakatkan, termasuk budidaya pisang Cavendish," sebutnya.

"Tadi keren juga pakai tanaman sela, tanaman kacang, saya tanya bermasalah atau tidak nanti, katanya tidak. Wah keren juga itu, memang kalau soal tanam menanam, Sidenreng ini jagonya," pungkasnya. ***